3 Alasan Mengapa Jadi Dokter Itu Keren, Berapa Pun Gajinya

lead image

Masak sih jadi dokter motivasinya cuma gaji?

Senin, 14 Januari 2019, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto kembali membuat pernyataan kontroversial. Ia mengatakan bahwa banyak dokter di Indonesia yang bergaji lebih rendah disbanding pendapatan juru parkir. Memangnya berapa gaji dokter di Indonesia? Dan jika benar, apa motivasi menjadi dokter yang ada di benak para mahasiswa kedokteran?

berapa gaji dokter motivasi menjadi dokter maissy arinda

Mantan penyanyi cilik Maissy Arinda yang kini menjadi dokter.

Berapa gaji dokter di Indonesia?

Pernyataan tentang gaji dokter lebih rendah daripada pendapatan juru parkir disampaikan Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan “Indonesia Menang” di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin kemarin.

Mulanya Prabowo menyinggung tentang pengelolaan BPJS.

“Kami akan perbaiki tata kelola BPJS dan jaringan sosial lainnya untuk mencegah defisit dan meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Dokter-dokter kita harus dapat, harus dapat penghasilan yang layak,” katanya, dikutip dari Detik.

“Sekarang banyak dokter-dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil,” tambah Prabowo.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M. Faqih, ketika diminta menanggapi pernyataan Prabowo, mengatakan, meski ia tak paham seberapa besar pendapatan juru parkir, memang banyak dokter yang berpendapatan di bawah Rp3 juta per bulan.

“Bisa jadi seperti itu (pernyataan Prabowo) karena saya tidak tahu persis berapa pendapatan (tukang) parkir. Yang saya tahu, dari info yang disampaikan oleh teman-teman dokter di berbagai daerah, masih banyak dokter yang pendapatannya masih di bawah Rp3 juta,” ujar Daeng, Senin, 14 Januari 2019, dikutip dari Detik.

Daeng mengatakan lagi, dokter yang bergaji di bawah Rp3 juta

“Rata-rata dokter umum yang jadi garda terdepan pelayanan kesehatan adalah golongan III dengan lama kerja paling banyak di bawah 5 tahun dan di bawah 10 tahun,” jelasnya.

Jadi, berapa gaji dokter ? Karena gaji dokter swasta lebih bervariasi dan umumnya lebih tinggi dibanding dokter PNS, mari tilik gaji dokter PNS.

Gaji dokter PNS sama dengan gaji PNS lainnya, yakni terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Menurut undang-undang, gaji PNS sesuai dengan golongan dan masa kerjanya adalah sebagai berikut. Angka di bawah ini dalam rupiah, tanda (-) menunjukkan rentang gaji bervariasi berdasarkan masa kerja.

Golongan I

  • Golongan IA: 1.486.500-2.224.600
  • Golongan IB: 1.623.400-2.355.200
  • Golongan IC: 1.692.100-2.454.800
  • Golongan ID: 1.763.600-2.558.700

Golongan II

  • Golongan IIA: 1.926.000-3.213.100
  • Golongan IIB: 2.103.300-3.348.900
  • Golongan IIC: 2.192.300-3.490.600
  • Golongan IID: 2.285.000-3.638.200

Golongan III

  • Golongan IIIA: 2.456.700-4.034.800
  • Golongan IIIB: 2.560.600-4.205.400
  • Golongan IIIC: 2.668.900-4.383.300
  • Golongan IIID: 2.781.800-4.568.800

Golongan IV

  • Golongan IVA: 2.899.500-4.762.000
  • Golongan IVB: 3.022.100-4.963.400
  • Golongan IVC: 3.149.900-5.173.400
  • Golongan IVD: 3.283.200-5.392.200
  • Golongan IVE: 3.422.100-5.620.300

Angka di atas masih menggunakan angka lama karena ada wacana bahwa per Januari 2019, gaji pokok PNS akan naik sebesar 5%.

Lalu, berapa besar tunjangan dokter PNS? Berbeda-beda sesuai dengan peraturan daerah setempat. Di DKI Jakarta, menurut Pergub DKI Jakarta 21/2016, besaran tunjangan PNS kesehatan adalah sebagai berikut.

berapa gaji dokter berapa gaji pns besar tunjangan dokter tunjangan pns motivasi menjadi dokter

Berapa gaji dokter PNS bergolongan IIIA, misalnya? Dengan masa kerja 0 tahun (baru lulus S-1), kira-kira dokter PNS akan mendapat penghasilan sebesar ini.

gaji pokok + tunjangan (1,6 x gaji pokok)

Rp2.456.700 + (1,6 x Rp2.456.700) = Rp6.387.420

Namun, mestinya besar kecilnya gaji bukan satu-satunya pertimbangan memilih profesi. Motivasi menjadi dokter itu penting kok, apalagi buat cewek!

2 berapa gaji dokter motivasi menjadi dokter maissy arinda indah kus

Dokter Indah Kus (Sumber: Instagram @indahkus_)

Menjadi dokter, terutama bagi perempuan, tidak mesti karena diiming-imingi bayangan bergaji besar. Nyatanya, tidak semua orang menjadi dokter karena bercita-cita ingin kaya.

Katakanlah bagi seorang dokter PNS golongan IIIA (artinya, baru lulus S-1) di Jakarta, ia “hanya” bisa membawa pulang 6 juta lebih sedikit, angka itu terasa kecil. Mungkin hanya selisih sedikit dari penghasilan juru parkir atau driver ojek online.

Tetapi, dokter adalah pekerjaan penting yang selalu dibutuhkan sepanjang masa. Pekerjaan sebagai dokter sama mulianya dengan pekerjaan sebagai guru atau pengacara. Kamu yang sedang belajar jadi dokter, jangan patah semangat, ini motivasi menjadi dokter yang patut kamu pegang!

Motivasi menjadi dokter #1 Dokter itu keren

Menjadi dokter artinya keluarga, teman, dan masyarakat akan menjadikanmu tempat bergantung untuk mendapatkan informasi kesehatan. Kesehatan adalah ilmu yang kompleks. Masa studi yang panjang adalah kelebihan pengetahuan buatmu!

Motivasi menjadi dokter #2 Dokter cewek itu keren

Untuk spesialisasi tertentu, dokter cewek dicari oleh pasien. Bisa karena batasan agama yang membuat pasien cewek lebih nyaman buat cewek. Ada kalanya dokter cewek terasa lebih keibuan dan menghadirkan rasa tenang.

Motivasi menjadi dokter #3 Pengetahuanmu langka dan ketika kamu membagikannya cuma-cuma, orang akan sangat berterima kasih

Biaya kesehatan adalah salah satu momok di Indonesia. Ke dokter itu terasa mengerikan bukan hanya karena sakitnya, tapi juga biayanya.

Itulah yang kini sedang diatasi negara dengan menghadirkan asuransi kesehatan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

Kamu pasti pernah mendengar, ada dokter-doker berhati mulia yang sangat dihargai masyarakat karena kesediannya memberikan pelayanan kesehatan bagi warga tidak mampu. Kebaikan seperti ini tidak bisa dilakukan semua orang. Cuma dokter yang punya keistimewaan ini.

Dan lagi, pekerjaan toh bukan cuma soal pendapatan. Ada cita-cita, semangat, dan kesenangan di situ. Apa iya, kalau kamu dengar pendapatan pengemis di Jakarta bisa tembus Rp20 juta per bulan, kamu tiba-tiba akan ganti profesi jadi pengemis?

Hidup dokter!

Sumber: Detik, Detik, Gajimu, JDIH

Baca juga:

Jangan Sia-siakan Waktumu, Ini 5 Cara Cepat Move On dari Mantan Pacar

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami

Penulis

Redaksi