Nggak Usah Banyak Menghayal, Ini 5 Cara Bikin Resolusi Tahun Baru yang Realistis!

lead image

Kebiasaan buruk, namanya juga kebiasaan, sulit untuk dihentikan atau diubah. Tapi, sulit bukan berarti mustahil.

Januari 2019 sudah hampir separuh jalan dan apakah kamu merasakan "kayaknya ganti tahun nggak membawa perubahan apa-apa deh." Mungkin itu karena kamu belum punya tujuan konkret yang mau dicapai tahun ini. Dan di sini, kita akan belajar cara membuat resolusi tahun 2019 yang realistis dan bisa dituntaskan.

Cara membuat resolusi tahun 2019 bisa terlaksana

resolusi tahun 2019

 

Kenapa harus ada cara segala? Sebab menurut stasistik resolusi tahun baru, 80% resolusi sudah gagal sejak bulan Februari.

Data statistik itu bukan berarti kita nggak perlu bikin resolusi sama sekali. Para ahli menyatakan, kita tetap perlu bikin resolusi, tapi cara membuat resolusi yang perlu dibenerin.

Cara membuat resolusi tahun 2019 #1 Bikin resolusi yang realistis

Sangat, sangat mungkin resolusi sejak 2013 numpuk nggak terselesaikan karena resolusi-resolusi itu nggak realistis untuk digapai. Kamu mah sukanya yang susah-susah sih. Bukannya nggak boleh bikin resolusi "tahun ini apply S-3" padahal cari info beasiswa dan jurusan apa yang mau dimasuki aja belum tahu, tapi ngasih waktu cuma setahun ke diri sendiri untuk mencapai itu kan nyaris mustahol.

Cara membuat resolusi tahun 2019 #2 Menghadapi resolusi yang sulit dan berat dengan cara pandang baru

Salah satu alasan utama kenapa resolusi kita gagal adalah karena kita menganggap resolusi itu sebagai hal yang tidak enak dikerjakan.

Pengin diet, tapi diet kan nggak enak. Pengin lebih sehat, tapi jadi nggak bisa makan junk food seaktu-waktu. Terus kita jadi tertekan sama proses yang hars dijalani itu.

Psikolog Tim Pychyl bilang kepada Popular Science, orang harus berhenti menghubungkan resolusi yang mereka bikin sendiri dengan bayangan bahwa itu nggak enak dikerjain.

Menurut riset, meditasi selama 8 minggu bisa membantu kita mengubah cara pikir seperti itu. "Ada perubahan psikologis yang terjadi di otak ketika kita mengembangkan kesadaran untuk tidak 'menghakimi' segala sesuatu di dunia ini," kata Pychyl.

Yak, saya tahu apa yang kamu pikirkan: menjalani meditasi selama 8 minggu... nggak enak.

Cara membuat resolusi tahun 2019 #3 Terus mencatat kemajuan yang sudah dibuat

Niatnya turunin berat badan 10 kilo, memang. Tapi, pas udah turun 1 kilo, hargai dong. Dicatat: tanggal sekian, setelah sekian hari mengatur pola makan, BB saya turun 1 kilo. Itu namanya menghargai usaha diri sendiri.

Atau kata orang zaman dahulu, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit :)

Cara membuat resolusi tahun 2019 #4 Ingat-ingat kalau perubahan sederhana hari ini akan menjadi berharga di masa depan

Seorang gadis Filipina bernama Ciari Luna tahun lalu berhasil menurunkan 30 kilo berat badannya dalam waktu enam bulan. Sebenarnya sudah sejak lama ia bercita-cita untuk mengendalikan bobot, tapi keinginan itu baru berhasil setelah saudara dekatnya meninggal karena sakit--yang dipicu oleh gaya hidup tak sehat dan obesitas.

BACA JUGA: Pengalaman Menurunkan 30 Kilogram dalam 6 Bulan

Bayangkan resolusimu tahun ini sebagai deretan kartu domino. Kalau satu resolusi kelar, sesungguhnya yang kelar adalah tiga masalah sekaligus.

Cara membuat resolusi tahun 2019 #5 Cari alternatif

Maksudnya begini. Misal, kamu pengin berhenti main media sosial terus, tapi kenapa ya selama ini pada akhirnya kamu selalu scroll IG berjam-jam sebelum tidur. Mungkin masalahnya, kamu nggak punya alternatif selain media sosial ketika kamu sedang bosan.

Soal cinta juga sama. Kamu pengin keluar dari hubungan menyakitkan sama pacar yang udah jalan lima tahun dengan kamu. Tapi, kamu orangnya nggak bisa sendiri. Alternatif usulan saya, coba pelihara kuskus atau binturong biar nggak kesepian.

Saya harap panduan itu bisa menolong kamu yang stuck dengan limpahan sisa-sisa resolusi sejak dari sepuluh tahun yang lalu. Kalau nggak berhasil juga, coba kirim email ke [email protected] untuk ngobrolin masalah ini. Good luck!

Disadur dari artikel Cristina Morales di Her Style Asia.

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami

Written by

Prima Sulistya