Menenangkan Hati yang Gundah

lead image

Jangan sepelekan perkara hati.

Hati yang tidak tenang jangan disepelekan. Dampaknya, yakni stres, bisa menyebabkan fisik jatuh sakit. Di dunia medis, gangguan tersebut disebut sebagai psikosomatis. Karena itu, mempelajari cara menenangkan hati adalah juga demi kesehatan tubuh.

Ada macam-macam situasi hati yang tidak tenang.

Ada yang berlangsung sebentar, misal ketika tengah menunggu kabar atau sedang menghadapi deadline. Ada yang berlangsung lama, karena sedang menghadapi satu permasalahan yang belum terpecahkan. Ada juga yang berlangsung sangat lama tanpa diketahui dengan jelas apa penyebabnya, bisa jadi karena persoalan filosofis.

Tidak semua orang memiliki cara menenangkan hatinya masing-masing. Di bagian pertama, tulisan ini memuat cara menenangkan hati yang marah dan berlangsung dalam waktu singkat. Kemudian, cara menenangkan hati yang gelisah dalam waktu lama. Terakhir, cara menenangkan hati menurut ajaran Islam.

Kepada Anda yang tengah dilanda kegelisahan dan butuh ketenteraman, semoga tips ini membantu.

Cara menenangkan hati yang marah

#1 Berhenti melakukan pekerjaan yang sedang dikerjakan

Katakanlah ada hal yang tiba-tiba membuat amarah Anda meledak. Di saat demikian, jangan meneruskan pekerjaan.

Sebab, selain menjadi tidak berkonsentrasi, Anda bisa membuat rekan kerja Anda (jika ada) menjadi tempat pelampiasan kemarahan. Anda harus menghindari ini karena bisa jadi, kemarahan spontan itu kelak akan Anda sesali.

Berhentilah sejenak, dan lakukan langkah kedua.

#2 Bernapas dengan pelan

Ketika marah, adrenalin naik dan jantung berdebar dengan kencang. Agar detak jantung normal, bernapaslah dengan pelan dengan cara: hirup napas sedalam-dalamnya lewat hidung, lalu embuskan secara pelan lewat mulut.  Lakukan itu secara beberapa saat sampai kemarahan Anda mereda.

#3 Mencari pengalihan

Saat marah, jangan tumpahkan kemarahan itu dan jangan memikirkan persoalan yang membuat Anda marah. Sia-sia menyelesaikan masalah saat Anda sendiri tidak bisa berpikir jernih.

Sebaliknya, Anda perlu berjarak dengan sumber kemarahan. Carilah pengalihan lewat kegiatan yang biasanya membuat Anda senang dan rileks. Bermain dengan hewan, membaca buku, mendengarkan musik, atau memasak, misalnya.

#4 Mengistirahatkan tubuh

Ini adalah cara paling umum yang dilakukan. Istirahatkan tubuh, bahkan kalau bisa, tidur. Dengan beristirahat, ketegangan akan mengendur. Seharusnya saat bangun, Anda bisa lebih tenang mencerna masalah.

#5 Berolahraga

Ketika fisik sibuk, pikiran akan teralihkan pada kerja fisik yang sedang dilakukan. Berjalan cepat dan berlari adalah kegiatan terbaik meredakan kemarahan. Saat berlari, Anda menyalurkan energi yang dihasilkan adrenalin.

Seorang novelis pernah menulis, ketika seseorang ingin melupakan sesuatu saat ia berjalan, orang tersebut akan otomatis melangkah lebih cepat. Berjalan cepat atau berlari adalah respons alamiah tubuh untuk mengosongkan pikiran.

Pada kasus hati yang tidak tenang karena ada masalah yang mengganggu atau ada persoalan yang harus dipecahkan, Anda bisa mencoba cara berbeda. Tujuan dari cara ini adalah mengatasi hati yang gelisah.

Cara menenangkan hati yang gelisah

#1 Bersyukur

Alih-alih memikirkan semua hal yang belum Anda raih, belum Anda atasi, atau harus hilang dari tangan Anda, Anda perlu mendaftar apa-apa saja yang Anda punya saat ini dan harus Anda syukuri.

Bersyukur terutama efektif untuk mengatasi hati tidak tenang karena Anda terlalu keras menekan diri. Anda terlalu befokus pada apa yang gagal atau belum Anda raih. Akibatnya, kekecewaan pada diri sendiri menumpuk.

Padahal, bukan tidak mungkin selama ini Anda sudah melakukan banyak hal yang membanggakan. Bentuknya bisa hal-hal sederhana: hidup mandiri, bisa memasak satu jenis masakan baru, semakin sabar, atau menolong teman.

#2 Menyelesaikan masalah

Pada kasus lain, hati tidak tenang karena ada masalah atau pekerjaan berat yang belum selesai. Menghindar sejenak untuk merelaksasi diri perlu, tapi cara terbaik mengatasinya hanya satu: menyelesaikan masalah/pekerjaan tersebut.

#3 Membaca atau menonton ceramah atau nasihat-nasihat yang baik

Ada kalanya Anda gundah karena benar-benar tidak tahu jalan keluar dari permasalahan Anda. Katakanlah, penyebab kegundahan itu adalah tekanan orang tua agar segera menikah.

Menonton ceramah bisa memberi wawasan baru atas permasalahan Anda. Misalnya, Anda jadi tahu bahwa agama, meski menyerukan untuk menikah sesegera mungkin, juga menekankan bahwa cinta yang harus jadi motivasi utama, bukan usia.

Terkait cara menenangkan hati menurut ajaran agama, dalam Islam, ada sejumlah cara menenangkan hati yang bisa dipraktikkan pembaca muslim.

Doa agar hati tenang dan cara menenangkan hati dalam Islam.

  • Membaca Surah Al-Baqarah ayat 250
  • Mendirikan salat dhuha
  • Membaca tasbih di waktu petang
  • Menjalankan salat wajib
  • mendirikan salat malam

Pada akhirnya, masalah datang untuk membuat diri semakin tangguh. Apa yang tidak membunuhmu, akan membuatmu lebih kuat, kata seorang filsuf. Jika kamu sedang tertekan dan merasa terpuruk, ada pesan dari Kirana untukmu.

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi