Emosi Naik Turun dan Mudah Capek? Mungkin Kamu Mengalami Kelelahan Mental

Emosi Naik Turun dan Mudah Capek? Mungkin Kamu Mengalami Kelelahan Mental

Nyatanya, manusia tak hanya mengalami kelelahan fisik, melainkan juga kelelahan mental. Bagaimana cara mengatasi stres yang menjadi penyebabnya?

Hidup tak selalu mulus, semua orang tahu itu. Ada waktu ketika kita mendapati, tiba-tiba semua menjadi kacau. Begitu kacaunya sampai kita putus asa, dari mana semua ini harus diselesaikan? Kadang kita sudah tahu caranya, tapi tak pernah mampu untuk melakuannya.

Kemudian persoalan-persoalan itu pelan-pelan mengubahmu. Kamu sendiri menyadarinya, kamu bukan kamu yang dulu.

Semua hal bisa jadi adalah dampak dari kelelahan mental dan psikis. Berikut beberapa tanda-tanda yang menjadi indikasi seseorang mengalami kelelahan mental dan psikis menurut Kiddy.org.uk.

Tanda kelelahan mental #1 Kehilangan semangat dan motivasi

Rasanya semakin sulit untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal-hal yang dulunya terasa sederhana, kini menjadi berat. Pekerjaan-pekerjaan yang dulunya menyenangkan berubah menjadi beban. Kreativitasmu menumpul.

Jika ini terjadi, istirahatlah. Jangan menuntut diri terlalu keras. Produktivitas adalah hal kesekian setelah kesehatanmu. Ketika ide-ide baru mulai datang, itu artinya kamu sudah cukup siap untuk bekerja lagi.

Tanda kelelahan mental #2 Jadi mudah tersinggung

Kamu mulai kehilangan harapan. Karena itu, komentar maupun pertanyaan-pertanyaan kecil saja sudah cukup untuk membuatmu tersinggung. Kamu merasa, lebih baik memutus hubungan dengan dunia luar.

Dalam situasi seperti itu, ambillah hari libur beberapa saat untuk sendirian. Beberapa hari jauh dari orang lain mungkin yang kamu butuhkan untuk membaik.

Tanda kelelahan mental #3 Susah tidur

Pikiran yang terus bekerja dan membuat kamu tidak bisa tidur adalah tanda kamu perlu istirahat dari rutinitas. Sebab, kurang tidur justru akan membuat harimu semakin kacau.

Cobalah bepergian di akhir pekan untuk menyingkir dari lingkungan yang menjadi sumber kegelisahanmu.

Tanda kelelahan mental #4 Terserang rasa cemas

Kamu jadi mengkhawatirkan segala sesuatu. Ini rasa khawatir yang berbeda, jauh lebih mencemaskan dan jauh lebih melelahkan lahir dan batin.

Ketika mengalami ini, kamu harus tahu bahwa mengalami stres bukanlah hal yang memalukan. Sebaliknya, stres juga bukan hal keren. Lakukanlah sesuatu yang bisa kamu nikmati sendiri sebagai cara mengatasi stres itu. Nonton film di kamar, mencoba masak, bersih-bersih, mendengarkan musik sambil berjoget, apa saja.

Tanda kelelahan mental #5 Gampang kesal karena hal-hal kecil

Rasanya kok makin sensitif ya? Kenapa aku bisa terpantik oleh candaan teman? Kenapa jadi mudah menangis begini?

Semua itu adalah kode dari tubuhmu bahwa kamu butuh istirahat, sayang....

Tanda kelelahan mental #6 Merasa sangat ingin menangis

Hari-hari berjalan melelahkan. Pekerjaan terasa berat. Memejamkan mata menjadi sulit. Istirahat malam tidak membuat tubuh merasa beristirahat. Pikiranmu terus berputar. Di situasi demikian, jika tidak menjadi marah pada keadaan, biasanya timbul dorongan kuat untuk menangis.

Menangis saja. Bisa menangis itu penting. Setidaknya ada lega sesaat setelahnya. Tapi, jangan lupa untuk menyelesaikan masalahnya. Kamu harus menyingkirkan situasi yang membuatmu tertekan.

Tanda kelelahan mental #7 kamu merasa pusing dan mual

Ini nyata. Kelelahan mental dan psikis BISA memengaruhi kondisi fisik. Pusing, mual, hingga simptom-simptom tak terduga seperti sakit punggung hingga penglihatan berkurang.

Fisik menurun harus menjadi peringatan bahwa stresmu tidak main-main. Untuk mengatasinya, cobalah mencari lingkungan atau situasi yang bisa membuatmu tertawa. Mungkin ini terdengar klise, tapi tawa dan hati yang bahagia adalah obat paling mujarab untuk fisik yang sakit.

Setelah situasi hatimu membaik, barulah kamu berefleksi dan menyusun langkah sebagai cara mengatasi stres.

Tanda kelelahan mental #8 Merasa terasing

Jangan menunda untuk beristirahat ketika gejala ini sudah datang. Perasaan terasing dari lingkungan sekitar yang dibiarkan berlarut-larut akan memunculkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Bunuh diri adalah salah satu bentuknya.

Umumnya, kelelahan mental dan psikis disebabkan oleh

  • masalah berat yang berkaitan dengan perasaan;
  • masalah besar yang kita yakini tidak bisa kita selesaikan;
  • terlatih untuk membuat cita-cita yang tinggi, tapi tidak terlatih untuk siap-siap kecewa.

Sayang, mari kita sadari bahwa hidup memang berat dan kita harus kuat. Hidup memang berisi keberhasilan dan kegagalan, kita harus siap. Hidup memang cuma sekali, tapi justru karena itu, sedikit santailah.

Jika kamu butuh teman berbicara, kamu bisa mengontak psikolog secara daring di Pijar Psikologi atau Into the Light Indonesia.