Hati-hati! Diet Keto Bisa Timbulkan Bau Tak Sedap di Vagina

lead image

Berat badan turun tapi vagina bau (?)

Pengalaman diet keto, diet rendah karbohidrat yang sedang populer belakangan ini ternyata tak hanya menghasilkan puja-puji. Efek samping diet keto menjadi ramai diperbincangkan karena dapat menyebabkan organ intim wanita menjadi berbau. Apa benar?

Banyak orang tertarik untuk melakukan diet keto sebab hasilnya cukup kilat. Namun hal ini pun masih menjadi perdebatan di kalangan ahli.

Efek samping diet keto, 'Keto Breath' dan 'Keto Crotch'

Meskipun tingkat keberhasilan diet ini cukup tinggi dan memiliki banyak penggemar. Mereka tak menampik fakta bahwa efek samping diet keto bisa dirasakan begitu kalian mengubah pola makan.

Salah satunya adalah 'Keto Breath', yang digambarkan sebagai bau busuk yang muncul seperti bau buah yang hampir membusuk, ada juga yang mengatakan baunya persis seperti cairan penghapus kutek (?).

Tapi belakangan, ada pengalaman diet keto buruk lainnya yang timbul, yaitu 'Keto Crotch'. Topik diskusi ini segera muncul ke permukaan dan menjadi viral di beberapa platform media sosial dan forum-forum internet.

Bahkan ada salah seorang pengguna Reddit yang men-share pengalaman diet keto yang menyadari bahwa diet tersebut menimbulkan bau tak sedap di bagian intimnya. Beberapa menyadarinya dengan cepat, namun sebagian lainnya terlalu lama menyadarinya.

Lisa De Fazio, seorang nutrisionis dan ahli diet telah mengkonfirmasi bahwa memang betul makanan akan mengubah tingkat pH di dalam tubuh. Salah satu efek yang akan dirasakan adalah menimbulkan bau di bagian tubuh tertentu.

Saat diwawancarai oleh Insider, Lisa juga mengatakan, "Bisa jadi diet keto menyebabkan perubahan pH pada vagina perempuan, sehingga menimbulkan bau yang tak sedap.".

Bahkan, tambahnya, sangat memungkinkan bahwa diet keto ini juga menyebabkan beberapa wanita mengalami infeksi bakteri pada vaginanya.

Selain berbau, pengalaman diet keto yang buruk melaporkan timbulnya ruam di bagian intim

Selain bau yang tak sedap pada vagina, beberapa perempuan juga melaporkan adanya ruam di bagian intim bersamaan dengan melakukan diet keto.

Meski demikian, jangan semua lalu disalahkan pada diet keto. Banyak faktor lain yang (bisa saja) menyebabkan timbulnya persoalan tersebut. Sebaiknya segeralah minta bantuan profesional.

Sebab, belum ada indikasi medis yang memang mengkonfirmasi bahwa diet keto merupakan satu-satunya penyebab gejala-gejala kewanitaan tersebut.

Efek samping diet keto akan berbeda-beda pada tiap orang. Sebab tubuh juga melakukan penyesuaian. Selanjutnya, kamu juga bisa saja mengalami Keto Flu, seperti gejala flu pada umumnya.

Apakah kamu akan tetap melanjutkan diet keto jika mengetahui efek samping seperti ini?

Sumber: NyPost, womenshealthmag

Baca juga:

Dengan 5 Resep Diet DEBM Ini, Kamu Bisa Kurus Tanpa Menahan Lapar!

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!