Menjadi Anak Tunggal Tak Selamanya Menyedihkan, Lihat 7 Faktanya di Sini!

lead image

Anak tunggal, tak selamanya menyedihkan.

Urutan kelahiran atau jumlah saudara kandung yang kamu miliki ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian seseorang. Jika kamu anak tunggal dan suka bersedih lantaran nggak punya saudara untuk berbagi cerita, jangan sedih dulu. Fakta anak tunggal itu nggak selamanya kesepian.

Identitas anak tunggal sebagai manusia paling manja itu memang tak bisa lepas dari tatanan sosial. Tapi ternyata fakta anak tunggal nggak seperti itu, lho!

7 Fakta anak tunggal yang perlu kamu tahu

#1 Berpotensi memiliki IQ lebih tinggi

Penelitian menunjukkan fakta anak tunggal berpotensi memiliki IQ lebih tinggi, kecakapan komunikasi yang lebih baik dan lebih memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif.

Judith Blake, seorang sosiologis ternama juga mengungkapkan bahwa perhatian yang diberikan kepada anak tunggal tak terbagi dengan kehadiran anak lainnya. Hal inilah yang membuat mereka lebih unggul jika dibandingkan dengan keluarga dengan jumlah anak yang lebih banyak.

#2 Lebih ambisius

Umumnya, fakta anak tunggal ini juga memiliki ambisi untuk mencapai target-target tertentu, misalkan akademis. Mereka lebih percaya diri dalam segi akademis. Bahkan sebuah penelitian pernah membuktikan mereka yang terlahir sebagai anak tunggal, lebih berpeluang untuk meraih kesuksesan secara akademik maupun karir, dan menikahi pasangan yang lebih terdidik.

#3 Tidak manja namun posesif

Persoalan memanjakan anak, sebetulnya tak hanya dilakukan orangtua yang memiliki anak tunggal saja. Namun juga mereka yang memiliki anak lebih banyak. Sehingga tak pas jika disebut anak tunggal itu disebut lebih manja.

Meski demikian, anak tunggal punya peluang untuk menjadi posesif. Sebab, mereka telah terbiasa untuk tak berbagi bersama saudara kandungnya. Sehingga mereka lebih protektif terhadap apa yang mereka miliki.

#4 Perfeksionis

Anak tunggal bisa menjadi seorang yang perfeksionis, memaksakan diri untuk melakukan semua yang mereka mampu.

Umumnya, orangtuanya tak perlu repot-repot mendorong mereka untuk mencapai atau mengejar apa yang disukai. Sebab mereka akan mendorong diri mereka sendiri dan berusaha sekeras mungkin hingga apa yang mereka ingin tercapai. Jika tidak berhasil, biasanya mereka akan mengkritik diri sendiri.

#5 Tahu apa yang diinginkan

Karena tak pernah memiliki saudara kandung, mereka tau keinginan mereka sendiri tanpa harus memikirkan orang lain. Mereka akan berpegang teguh kepada nilai-nilai yang ditanamkan dalam diri dalam-dalam.

Bahkan ketika beranjak dewasa, mereka tak tertarik dengan konflik, sebab mereka tak pernah memiliki konflik dengan saudara kandung.

Percaya diri dan mandiri sejak dini akan mungkin sekali ditemukan pada anak tunggal. Hanya saja, ketika mereka harus bekerja sama dengan tim, akan sangat sulit dilakukan.

#6 Menghindari drama dan konflik

Sebuah studi yang dilaksanakan pada tahun 2016, membandingkan aktivitas otak anak tunggal dan mereka yang memiliki adik dan kakak. Karena perhatian dari orangtua terfokus pada mereka, agaknya sangat tidak memungkinkan mereka senang berada di lingkungan yang banyak terjadi konflik internal maupun eksternal.

#7 Memilih cakupan pertemanan yang kecil

Tinimbang menghabiskan waktu dengan lingkungan banyak orang, mereka lebih memilih memfokuskan cakupan pertemanannya di grup kecil di mana mereka merasa sangat cocok dan dekat.

Tidak menutup kemungkinan juga, karena tak memiliki saudara kandung, mereka akan menganggap teman-teman terdekatnya layaknya saudara sendiri.

Ketika memiliki konflik dengan teman-temannya tersebut, biasanya mereka lebih suka menyalahkan diri sendiri ketimbang melihat faktor permasalahan lainnya.

Jadi, buat kamu yang anak tunggal, bener nggak sih fakta anak tunggal seperti yang disebutkan di atas?

Sumber: Sheerluxe

Baca juga:

Kami Menebak Kebiasaan Harianmu Berdasarkan Zodiak Kamu

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!