Berhubungan Seks saat Hamil, Baik Nggak Sih?

lead image

Gaya menentukan prestasi.

Seks saat hamil adalah momok bagi banyak pasangan baru. Amankah berhubungan intim saat hamil, entah berhubungan saat hamil 4 bulan, berhubungan saat hamil 5 bulan, hingga berhubungan saat hamil 9 bulan? Gaya berhubungan saat hamil macam apa yang aman dilakukan? Dst. dst. Artikel akan menjawab semua itu.

Menurut Alodokter, sebagian perempuan hamil menurun hasrat seksualnya karena badan yang jadi sakit-sakit seiring membesarnya kandungan. Tapi, sebagian lain justru makin “ganas” karena lonjakan hormon. Jadi, dua kasus itu sama-sama alamiah dan bisa ditemukan.

Oke, ada cewek hamil yang emang jadi gampang horny. Tapi, aslinya, boleh nggak sih berhubungan intim saat hamil muda?

Jawabannya, boleh.

Tapi, ada syaratnya, yaitu:

  1. Nggak lagi hamil anak kembar.
  2. Pernah keguguran di kehamilan sebelumnya.
  3. Pernah mengalami persalinan prematur atau pada kehamilan saat ini, ada potensi bersalin prematur.
  4. Mengalami plasenta previa (letak plasenta rendah sehingga menutupi mulut rahim).

Agar aman dalam berhubungan saat hamil muda, baik berhubungan saat hamil 4 bulan, berhubungan saat hamil 5 bulan, dan seterusnya, ada sejumlah saran yang bisa Anda praktikkan.

  1. Menjaga diri dari kemungkinan infeksi menular seksual (IMS) atau penyakit menular seksual (PMS) dari pasangan.
  2. Jika ibu menerima seks oral, pastikan pasangan tidak meniup vagina.
  3. Sebaiknya menghindari seks anal.

Jika setelah seks Anda mengalami flek, perdarahan, kram dalam waktu lama, dan sensasi tidak nyaman apa pun, sebaiknya jangan melakukan hubungan intin saat hamil.

Berhubungan saat hamil 9 bulan, baikkah?

Ada mitos bahwa berhubungan seks saat hamil tua bagus untuk mempermudah persalinan. Mitos ini bisa benar, bisa tidak, tergantung kondisi kandungan Anda. Kalau tidak ada masalah, berhubungan saat hamil 9 bulan menjadi induksi alami.

7 gaya berhubungan saat hamil yang aman dilakukan 

Anjuran selama hamil, hindari posisi misionaris alias perempuan telentang di bawah dan pria di atas. Sebagai gantinya, berikut sejumlah gaya seks yang bisa Anda praktikkan saat hamil.

Gaya berhubungan saat hamil #1 Side by side

gaya seks side by side berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Sama-sama rebah, suami dan istri sama-sama menyamping berhadapan wajah dengan wajah.

Gaya berhubungan saat hamil #2 Woman on top

gaya seks woman on top berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Suami rebah telentang, istri di atas.

Gaya berhubungan saat hamil #3 On the chair

gaya seks on the chair berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Suami duduk, istri duduk di atas suami, bisa menghadap wajah suami atau memunggungi, tergantung seberapa “perkakas” bisa mendukung, hahaha. 

Gaya berhubungan saat hamil #4 Side by side, dengan suami menghadap punggung istri

gaya seks side by side berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Sama seperti posisi side by side di atas, bedanya suami menghadap punggung istri.

Gaya berhubungan saat hamil #5 Edge n the bed

gaya seks side by side berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Istri duduk di tepi ranjang yang agak tinggi, suami berdiri. Alternatif lain, istri berlutut di tepi ranjang, suami berdiri di belakang.

Gaya berhubungan saat hamil #6 Reverse cowgirl

gaya seks reverse cowgirl berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Suami telentang, istri di atas, membelakangi suami.

Gaya berhubungan saat hamil #7 Doggy style

gaya berhubungan saat hamil gaya seks reverse cowgirl berhubungan intim saat hamil berhubungan saat hamil muda berhubungan saat hamil 5 bulan berhubungan saat hamil 4 bulan berhubungan saat hamil 9 bulan

Gaya sejuta umat ini rasanya tak perlu lagi dijelaskan.    

Selain perkara gaya seks atau boleh tidaknya seks, ada pertanyaan yang sering muncul dari pasangan yang sedang menunggu anak, yakni (1) bolehkah istri menyusui suami saat hamil demi menambah sensasi seks, dan (2) berbahayakah ejakulasi alias “keluar di dalam” saat hamil?

Banyak yang menganggap keluar di dalam saat hamil bisa membahayakan janin, tapi dokter mengatakan tidak. Itu cuma mitos. Ejakulasi di dalam disebut-sebut bisa memicu kontraksi, padalah, orgasme wanita hamillah yang memicu kontraksi. Kontraksi lumrah dan aman selama kandungan sehat.

Hal lain yang memicu kontraksi adalah rangsangan di puting. Mengisap puting saat hamil bisa berbahaya jika dokter menyarankan menghindari semua penyebab kontraksi. Tetapi, kalau tidak ada larangan begitu, “menyusui suami saat hamil” oke-oke saja. Entah kalau menurut agama ya.

BACA JUGA: Keluhan Kocak Istri saat Hamil: Jadi Pengin Seks Terus, tapi Suami Takut

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi