7 Hal Yang Jangan Dibicarakan Setelah Bercinta, Apa Saja?

7 Hal Yang Jangan Dibicarakan Setelah Bercinta, Apa Saja?

Tujuh hal ini nggak sepatutnya menjadi obrolan di ranjang.

Obrolan di ranjang itu biasanya sangat murni, mentah, namun juga sangat tidak stabil. Hanya gara-gara tidak paham akan hal yang tidak boleh diucapkan di ranjang, kamu justru malah mengacaukan suasana yang seharusya penuh keajaiban. Inilah yang kemudian muncul sebuah pertanyaan rumit tentang 'apa yang harus dikatakan kepada seorang pria setelah bercinta?'

Usai bercinta, selain hormon kamu tinggi juga masih dalam mood yang cukup rentan. Jadi jangan merusak zona nyaman yang baru saja kamu buat dengan membicarakan banyak hal, erutama beberapa masalah hubungan serius.

Karena melakukan hal yang tidak boleh diucapkan tersebut hanya akan menghasilkan dua hal: pasanganmu menjadi tertutup secara emosional. Atau, dia tidak tulus dalam menanggapinya. Jadi apa yang harus dikatakan kepada seorang pria setelah bercinta?

Baca terus untuk melihat apa yang harus kamu hindari dari obrolan di ranjang.

7 Hal Yang Tidak Boleh Diucapkan Setelah Bercinta

hal yang tidak boleh diucapkan

1. Jangan bicara tentang aksinya dalam bercinta

Kecuali kamu tidak bisa menahan diri untuk tidak memuji pasanganmu, atau si dia meminta umpan balik, hindari membicarakan aksinya saat bercinta. Gerakanmu dan pasangan bukan untuk dinilai.

Jadi ini bukan tentang kinerja, tapi keintiman. Ketika kamu mulai berbicara tentang kinerja dalam hal skala, kamu akan merusak keintiman. Pasanganmu mungkin akan tertutup secara emosional dan ini dapat mengurangi kerentanannya.

2. Jangan mengomentari tubuhnya

Jangan menceritakan perasaanmu tentang tubuhnya. Kamu ada bersamanya karena mencintainya secara utuh, bukan hanya karena bagian dari tubuhnya. Ini hal yang tidak boleh diucapkan saat di atas ranjang.

Seks adalah tindakan yang sangat intim dan selain memuji atau menghargai satu sama lain, seharusnya tidak ada alasan untuk berbicara tentang fisik pasanganmu. Dan tidak! Ini bukan waktunya untuk membuka gym.

3. Hindari membuka masalah konflik

Jika kamu habis bertengkar dengannya tentang sesuatu hal, padahal baru saja berbagi momen paling rentan dengannya. Pastinya kamu tidak ingin merusak semuanya dengan membawa topik yang sama. Membicarakan konflik yang pernah terjadi adalah hal yang tidak boleh diucapkan setelah bercinta.

Sama sekali tidak ada manfaatnya membahas pertengkaran setelah bercinta.

4. Jangan bicara tentang bagaimana dia mempelajari gerakannya

Semuanya akan baik-baik saja selama kamu tidak mendiskusikan bagaimana si dia mempelajari gerakannya. Hal ini pada akhirnya mengarah ke pembicaraan tentang darimana ia mempelajarinya. Percaya deh, kamu dan pasangan nggak akan tertarik untuk membicarakan hal ini, terutama ketika kalian sedang rentan.

Ini merupakan hal yang tidak boleh diucapkan karena memang tidak ada baiknya dari topik diskusi ini, karena itu lebih baik menahan diri untuk tidak bertanya kepada pasanganmu.

5. Jangan bicarakan pekerjaan

Seks secara konsensual adalah tindakan intim antara dua orang yang 'semoga' saling mencintai. Hal ini seharusnya tidak digunakan sebagai senjata psikologis. Jadi, jika kamu punya bisnis yang tidak disetujui oleh pasanganmu atau sesuatu yang tidak ingin dia lakukan, ini bukan saatnya untuk menyelesaikannya. Hal ini akan seperti sebuah manipulasi dan membuat pasanganmu merasa tertekan. Jadi ingat, ini jelas bukan obrolan di ranjang yang tepat setelah bercinta.

6. Tolong jangan bicara mantan

Pasanganmu mungkin pernah berbagai beberapa saat dengan mantannya, dan itu harus tetap ada di antara mereka. Jika kamu merasa perlu tahu, jangan pernah membicarakan ini tepat setelah bercinta.

Ya, demi kesehatan, kamu memang harus mendiskusikan riwayat seksual dengan pasangan. Tetapi pada waktu yang berbeda. Hal yang tidak boleh diucapkan misalnya, "Mantanku dulu ..." atau "Mantanku ingin ..."

7. Jangan pernah bicara tentang masa depan hubungan kalian

Seks tidak selalu tentang komitmen dan juga bukan janji bahwa keintiman kalian akan menghasilkan hubungan. Jadi jangan memaksanya, terutama setelah berhubungan seks. Memang penting untuk berada di halaman yang sama dalam hubungan kalian, tetapi simpan pembicaraan hubungan nyata untuk waktu yang lain.

Jaga momen yang manis, rentan dan ringan ini. Nikmati dengan pasanganmu sebaik mungkin dan tinggalkan topik yang berat untuk waktu berikutnya.

Disadur dari artikel Marga Guangzon di Herstyle Asia

Baca juga:

Perempuan Ini Bagikan Pengalaman Pertama Oral Seks: Bikin Ketagihan!

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea