Gara-Gara Promo, Pembukaan H&M di Depok Rusuh

lead image

Gara-gara promo voucher 250 ribu, pembukaan gerai baru H&M di Depok, Jawa Barat dikerumuni pembeli yang membludak. Rusuh sampai merusak toko.

Lagi-lagi promo saat pembukaan toko baru menimbulkan kerusuhan. Kali ini peristiwa buruk itu terjadi di pembukaan gerai baru merek pakaian asal Swedia, H&M Indonesia.

Kisah ini dituturkan oleh akun Twitter @marsyaakhairina. Di Twitter, Marsya mengisahkan bagaimana pembukaan H&M di mal Pesona Square Depok, Jawa Barat, berjalan rusuh.

Kronologi kerusuhan di pembukaan gerai baru H&M Indonesia

Kisahnya bermula ketika Marsya tiba di Pesona Square pada tanggal 28 September 2018, pukul 21.30 WIB. Meski pembukaan baru akan dilakukan besok harinya, pukul 06.00 WIB, orang-orang sudah mengantre, termasuk Marsya.

Baru sejam mengantre, tenaga keamanan mal membubarkan antrean dengan alasan pembukaan baru akan dilakukan besok. Setengah jam kemudian, Marsya pergi dari mal. Sebelumnya ia sempat didorong oleh seseorang yang ternyata sudah mengantre sejak pukul 10 pagi.

Tiga jam kemudian, pada pukul 02.30 dini hari, Marsya kembali ke mal. Kerumunan manusia masih padat di depan gerai H&M Indonesia. Ia melihat petugas keamanan sudah memasang garis polisi di sekitar toko.

Pada pukul 6 pagi, Marsya menyaksikan antrean yang tidak teratur sudah meluber sampai ke jalan raya. Membludaknya manusia membuat pembukaan hari itu rusuh.

“Anti-theft metal detecor sebelum store buka udah rusak, patah, miring, you name it. Pintu store udah penyok meletot melengkung, you name it. Karena dorong2 an.”

“Anti-theft metal detecor sebelum store buka udah rusak, patah, miring, you name it. Pintu store udah penyok meletot melengkung, you name it. Karena dorong2 an. Gue tau karena gue adalah one of those people yang kena dorong2 dari orang2 yg dorong2 since gue di barisan depan.”

“Sebenernya bingung juga kenapa pada ikutan antri H&M padahal dikerumunan tadi BANYAK BANGET yang pake Jaket dan Kaos Champion, Supreme, dan brand brand HYPEBAE lainnya.”

Apa yang membuat pembukaan itu dipadati manusia? Iming-iming voucher senilai 250 ribu tanpa syarat minimal pembelian. Kisah ini hampir tidak masuk di akal, bagaimana orang mau mengantre hampir 24 jam demi voucher 250 ribu.

Kericuhan di ajang promo bukan kali pertama ini terjadi. Hasrat bergaya dengan biaya minimal bisa ditengok pada lima kejadian berikut.

#1 Promo BlackBerry Bellagio, 2011

Peristiwa ini terjadi di mal Pacific Place Jakarta, 25 November 2011. Saat itu berlangsung promo diskon 50% untuk seribu pembeli pertama keluaran terbaru BlackBerry Bellagio. Harga normal ponsel pintar itu Rp4,6 juta.

Mulanya, panitia mengatur bahwa hanya pengantre yang mendapat gelang yang bisa menerima diskon. Namun, karena pembeli membeludak, panitia memutuskan pengantre yang tidak memakai gelang dari panitia pun bisa membeli.

Keputusan ini membuat pengantre yang memakai gelang merasa marah karena tidak lagi diprioritaskan. Gara-gara peristiwa ini, 90 orang jatuh pingsan.

#2 Bazaar Nike, 2017

Acara bazaar produk olahraga asal Amerika Serikat, Nike, di mal Grand Indonesia Jakarta seketika menjadi kerusuhan.

Peristiwa itu terjadi 22 Agustus 2017. Diskon 90% untuk produk Nike mengundang 9 ribu orang datang bersamaan. Suasana toko menjadi ricuh. Selain mengubrak-abrik barang pajangan, calon pembeli juga merusak pintu besi dan merobohkan dinding semipermanen di lokasi.

#3 Promo Esia, 2009

Masih tentang promo gadget, di tahun 2009 acara promo hape Nexian-Esia dari harga Rp299 ribu menjadi Rp99 ribu menimbulkan kerusuhan. Lokasinya juga masih di Jakarta, yakni di Plaza EX. Karena membludaknya peminat, puluhan orang jatuh pingsan dan terluka.

#4 Promo 11-11-11 Manado, 2011

Di Manado, pada 2011, antrean peminat promo gadget di Infomasi Teknologi Centre (ITC) membakar baliho dan berteriak-teriak karena merasa ditipu, dari info awal tentang promo gadget yang berubah menjadi lelang gadget.

#5 Penjualan perdana iPhone X, 2018

Antre untuk menjadi yang pertama membeli adalah tradisi para pencinta produk Apple. Itu juga berlaku untuk ponsel supermahal terbaru Apple, iPhone X.

Penjualan perdana ponsel seharga Rp18 juta ini sempat memicu kerusuhan di Singapura. Begitu pintu toko dibuka, antrean langsung berdesakan untuk masuk. Saking militannya, para pengantre ini bahkan sudah menunggu 2 hari sebelum hari penjualan perdana dimulai.

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi