Perubahan yang Terjadi di Tubuh Perempuan Setelah Seks Pertama

Perubahan yang Terjadi di Tubuh Perempuan Setelah Seks Pertama

Perubahan nomor 5 yang terbaik!

Sebagai perempuan, kamu pasti tahu bahwa keperawanan sering dikaitkan dengan moralitas. Perempuan dibuat percaya bahwa kehilangan keperawanan sebelum menikah sama saja dengan kehilangan harga diri. Tapi alih-alih ngomongin asal-usul ketidakadilan gender ini, hal yang harus kamu perhatikan justru perubahan di tubuhmu setelah hubungan intim pertama.

Kamu pasti pernah bertanya-tanya, selaput dara itu beneran bisa sobek nggak sih? Kalau selaput dara rusak, apa memang rusak selamanya? Apakah bentuk payudara berubah setelah hubungan intim pertama? Dan seterusnya.

Perubahan di tubuh perempuan setelah hubungan intim pertama

keperawanan selaput dara hubungan intim pertama insert

  1. Perubahan di vagina

Penelitian telah membuktikan bahwa elastisitas vagina berubah setelah kamu melepas keperawanan kamu. Tapi, jangan khawatir, elastisitas juga berkurang karena faktor usia.

Kabar ini jangan membuatmu sedih ya. Sebab, vagina yang semakin elastis justru berguna agar organ ini tidak kesakitan ketika dimasuki penis. Orang yang aktif secara seksual juga akan menyadari, vaginanya akan memproduksi cairan pelumas untuk membuat hubungan intim lebih nyaman.

  1. Klitoris dan rahim akan terangsang bersamaan

Setelah hubungan intim pertama dan menjadi pelaku seksual aktif, klitoris kamu akan seperti membengkak dan rahim membesar. Ini hanya terjadi sementara waktu. Setelah semakin sering berhubungan intim, dua organ tersebut akan kembali ke bentuk dan posisi awalnya.

  1. Payudara menjadi lebih lunak

Ini kabar gembira, by the way. Apalagi kalau selama ini kamu memang pengin payudaramu terasa lunak. Faktanya, selama dan setelah berhubungan intim, jaringan kulit payudara akan mengembang, membuat pembuluh-pembuluh darah di area payudara membesar dan bikin payudara terasa lunak.

Sayangnya, perubahan payudara itu hanya terjadi sementara. Nggak berapa lama kemudian, lagi-lagi setelah kamu biasa berhubungan intim, payudaramu akan kembali seperti saat masih perawan.

  1. Puting jadi lebih sensitif

Sama seperti payudaramu, puting payudara juga akan terasa aneh setelah kamu menjadi aktif secara seksual. Kamu akan menyadari aliran darah di sekeliling puting semakin meningkat. Ini menyebabkan otot-otot di daerah tersebut mengencang dan puting menjadi lebih lembut dibanding biasanya.

  1. Hormon yang bikin bahagia meningkat

Di balik jiwa dan raga yang sehat ada kehidupan seks yang bahagia. Itu karena seks yang menyenangkan akan memacu produksi hormon bahagia yang sekaligus bikin kulit kamu tampak cerah.

Selama dan setelah seks (yang menyenangkan), hormon bahagia bernama serotonin akan diproduksi dan bikin kamu merasa senang.

Sebagai tambahan, ketika mencapai orgasme, tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang membuat tubuh merasa santai dan bahagia.

  1. Telat menstruasi di awal-awal

Pada perempuan yang baru memulai kehidupan seksual aktif, kadang mereka mengalami haid tidak teratur. Jangan khawatir, ini fenomena normal.

Sejumlah hormon yang jadi aktif karena hubungan intim pertama membuat haid agak terlambat. Jadi santai aja, ini bukan tanda-tanda kamu hamil di luar rencana kok (kecuali...).

  1. Perubahan emosional

Lagi-lagi karena adanya perubahan hormon yang dipicu oleh hubungan intim pertama, kamu akan mengalami masa ketika emosi jadi naik turun. Terus, kamu juga bisa jadi sedih banget dan senang banget.

Masalah hormon ini akan berlangsung beberapa saat sampai ia kembali normal. Berikan waktu untuk tubuh beradaptasi dengan pengalaman baru yang hehe hehe ini.

Disadur dari artikel Marga Guangzon di HerStyleAsia.com.

BACA JUGA: Rahasia Kesuksesan Ada pada Siapa yang Kamu Nikahi, Penelitian Membuktikan

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi