Karl Lagerfeld dan Mengapa Dunia Fesyen Begitu Berduka atas Kepergiannya

Karl Lagerfeld dan Mengapa Dunia Fesyen Begitu Berduka atas Kepergiannya

Pada 1994, MUI pernah menyatakan akan memboikot Chanel dan menuntut Karl ke pengadilan di Jerman.

Kemarin, dunia fesyen dipenuhi dengan ucapan duka atas berpulangnya Karl Lagerfeld, direktur kreatif di rumah mode Chanel, di usia 85 tahun. Nyaris semua selebritas dan media di dunia fesyen menyatakan kehilangan mereka. Wajar saja, Karl Lagerfeld adalah legenda yang berhasil membuat Chanel menjadi merek high fashion top seperti yang dikenal saat ini.

Karl Lagerfeld, legenda Chanel yang mendesain sampai akhir hayatnya

Karl Lagerfeld dan Mengapa Dunia Fesyen Begitu Berduka atas Kepergiannya

Sebuah roket luar angkasa setinggi 45 meter diluncurkan di depan muka Anna Wintour, pemimpin redaksi majalah Vogue sejak 1988, dan hadirin lainnya. Bukan di lapangan luncur NASA, mereka tengah berada di tengah pameran busana yang diadakan Chanel dalam rangkaian Paris Fashion Week 2017.

Bukan cuma itu. Pada pameran Chanel untuk koleksi 2014, desain lokasi pameran disulap menjadi supermarket, lengkap dengan tangganya, pintu keluar, 500 jenis makanan bermerek Chanel, dan pantai dalam ruangan.

Kedua contoh itu adalah pameran busana Chanel di bawah arahan Karl Lagerfeld, lelaki yang berprinsip: tidak ada ide yang terlalu mahal, tidak ada pengeluaran yang perlu dihemat.

Ia mengubah panggung catwalk Prancis menjadi panggung pertunjukan seni.

Ketika Karl Lagerfeld bergabung dengan Chanel untuk mendesain haute couture di tahun 1983, penjualan Chanel tengah terjerembap dan merek ini kesulitan menarik perhatian para perempuan modern.

“Pada suatu hari yang disebut Chanel adalah sebuah topi tua. Hanya istri-istri dokter di Paris yang masih memakainya. Tidak ada yang menginginkan Chanel, ia tak punya harapan,” katanya pada 1983, dikutip dari The Telegraph.

BACA JUGA35 Nama Brand Asing yang Sering Salah Diucapkan

Karl kemudian membuat rok wol kotak-kotak khas Chanel menjadi lebih seksi dan mendesain aksesori-aksesori mahal khas Chanel. Dengan gayanya yang eksentrik, ia membawa Chanel yang semula rumah mode kecil menjadi merek papan atas dunia tanpa mengabaikan gaya khas sang pendiri, Coco Chanel, yakni akses mutiara dan pakaian dari wol.

Oh, ya, Karl Lagerfeld adalah orang yang menciptakan logo dua huruf C berkait sebagai lambang Chanel.

Biodata Karl Lagerfeld

Otto Karl Lagerfeld lahir di Hamburg, Jerman, pada 10 September 1933. Ia meninggal dunia di Paris, Prancis, pada 19 Februari 2019. Ia dikenal beberapa kali memalsukan tahun lahirnya agar tampak lebih muda, namun sebuah dokumen pembaptisan membuktikan ia lahir di tahun 1933.

karl lagerfeld chanel fendi biografi biodata obituari MUI al-quran haute couture

Sumber: Instagram Gigi Hadid

Lelaki yang disebut The New York Times sebagai desainer paling produktif di abad ke-20 dan 21 ini juga pernah memalsukan asal-usul orang tuanya. Ia menyebut ayah dan ibunya sebagai bangsawan Austria dan Jerman, yang belakangan terbukti tidak benar.

Karl Lagerfeld pindah dari Hamburg ke Paris pada usia 14 tahun untuk belajar sejarah dan melukis. Pada tahun 1954, di usia 21 tahun, ia yang tak pernah belajar mendesain secara formal mengikuti lomba desain International Wool Secretariat (kini bernama International Woolmark Prize) dan menang di kategori coat sementara kategori dress dimenangkan desainer muda tak dikenal berusia 18 tahun bernama Yves Saint-Laurent.

Tak lama kemudian ia direkrut rumah mode Pierre Balmain. Tiga tahun kemudian ia pindah ke rumah mode Jean Patou. Lima tahun di sana, ia memutuskan keluar untuk menjadi desainer lepas selama sepuluh tahun.

Rumah mode bulu dan kulit asal Italia, Fendi, berhasil membuat Karl Lagerfeld menjadi desainer tetap kembali pada 1965. Di sana ia bertugas membuat citra Fendi berubah, dari mantel bulu bangsawan zaman dulu menjadi mode yang lebih kiwari.

“Ketika Karl datang,” kenang Silvia Fendi mengenang masa kecilnya, “sesuatu yang istimewa sedang terjadi dan aku harus memperhatikannya.”

Dengan visi yang sama, ia bergabung sebagai direktur kreatif Chanel pada 1983. Kini Chanel adalah perusahaan dengan pendapatan 4 miliar dolar AS per tahun. Hingga akhir hayatnya, ia masih bekerja untuk Fendi dan Chanel. Ia punya kontrak seumur hidup dengan mereka. Dan, ia pernah bilang, jika ia diminta berhenti, ia memilih berhenti bernapas.

Pernah dikecam MUI atas tuduhan penghinaan Al-Quran

karl lagerfeld chanel fendi biografi biodata obituari MUI al-quran haute couture

Hingga usia 80-an, ia masih mendesain 14 koleksi baru per tahun sementara kolega seumurannya tengah menikmati pensiun di vila perdesaan atau di kapal pesiar. “Ide-ide datang kepadamu ketika kamu bekerja,” katanya pada 2017.

Ia seorang poliglot, bicara dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia. Ia juga fotografer, penerbit, penulis buku diet, serta kolektor: mulai dari buku, majalah, furnitur, sampai apartemen. Namun, hasrat utamanya adalah menggambar, kegiatan yang membuatnya pindah ke Paris semasa remaja.

karl lagerfeld chanel fendi biografi biodata obituari MUI al-quran haute couture

Pakaian buatan Karl Lagerfeld yang sempat menjadi subjek kontroversi.

Dalam satu waktu dalam hidupnya, ia pernah punya kaitan dengan Indonesia. Dalam pameran koleksi Chanel 1994, ia mendesain sebuah gaun hitam dengan dekorasi ayat Al-Quran di bagian dada. Ketua MUI saat itu, K.H. Hasan Basri menyebutkan sebagai penghinaan dan menyerukan boikot Chanel. Karl kemudian meminta maaf atas kasus tersebut.

Sempat digosipkan sakit karena tidak menghadiri sejumlah pameran Chanel terakhir, Karl meninggal karena komplikasi kesehatan pada Selasa, 19 Februari 2019. Chanel mengumumkan kematiannya tapi penyebabnya masih disembunyikan.

karl lagerfeld chanel fendi biografi biodata obituari MUI al-quran haute couture

Karl dan kucingnya.

Seumur hidup Karl Lagerfeld, pria yang ikonik dengan rambut putih diikat ekor kuda, kacamata hitam, sarung tangan kulit, dan kemeja berkerah tinggi, tidak pernah menikah. Ia tinggal di apartemennya bersama seekor kucing bernama Choupette (pada 2013 ia sempat bilang, jika menikah dengan kucing itu legal, ia akan melakukannya).

Sumber: The Telegraph, The New York Times, Wikipedia, Irish Examiner

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!