Dianggap Terlalu Vulgar, Konten YouTube Seorang Gamer Seksi, Kimi Hime Dipetisikan

lead image

Sudah lebih dari 40 ribu orang yang menandatangani petisi tersebut.

Bagi kalangan gamer, nama Kimi Himesudah tidak asing lagi. Dibalik sosoknya yang cantik dan sensual, Kimi memang dikenal sebagai Youtuber gaming, gamer, hingga caster profesional untuk game eSports. Channel YouTube Kimi Himeyang didominasi dengan video tentang game ini telah mendapatkan 969 ribu subscriber.

Setiap postingannya, rata-rata Kimi HimeYouTube mendapatkan ratusan ribu views. Tidak berlebihan rasanya jika Kimi Himedisebut sebagai salah satu channel Youtuber gaming cewek terbesar di Indonesia.

Kimi HimeYouTube Didominasi Konten Dewasa

Namun ada sisi berbeda dalam tampilan Kime Hime YouTube, dalam membuat thumbnail, videonya menampilkan gambar-gambar khusus dewasa.

Bukan cuma thumbhnail yang vulgar, judul video di Kime Hime YouTube ini juga tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak, bahkan dinilai menjurus ke konten negatif.

Karena isi kontennya yang dinilai negatif, maka muncul petisi online di Change.org, terkait channel YouTube milik gamer cantik dan youtuber ini. Petisi online dengan judul ”Hapus Konten Negatif di Akun Youtube Kimi Hime” ini dibuat oleh Arik Setiawan dan telah ditujukan kepada YouTube Indonesia.

Kimi Hime

Arik Setiawan membuat petisi online ini sejak 11 Januari 2019. Hingga Minggu (13/1/2019) kemarin, petisi online ini sudah ditandatangani lebih dari 44 ribu orang.

Pada bagian keterangan Arik menuliskan: ”Internet itu luas dan bukan cuma kalangan dewasa saja yang memanfaatkannya untuk mencari informasi-informasi baru. Beberapa konten di akun Youtube Kimi Himesudah melenceng dari konten utama youtubenya.”

”Banyak anak-anak yang menonton videonya karena mengira ini adalah channel yamg membahas tentang game. Namun lama kelamaan, Kimi Himemulai mengabaikan itu dengan mengupload konten yang dikhususkan untuk orang dewasa,” lanjutnya.

Kimi HimeYouTube sudah eksis sejak 2012 lalu, meski video paling lawas di channel tersebut baru ada di 2017, postingan terebut berupa vlog jalan-jalannya ke Bali. Dalam video-video awal, channel ini memang masih cukup aman untuk semua usia. Kebanyakan berisi soal game eSports, terutama saat ia menjadi caster.

Namun pada perkembangannya, chanel tersebut mulai digunakan thumbnail yang memancing para pria. Diketahui, Kimi mulai memakai thumbnail tersebut sejak September 2018 lalu.

Pemakaian thumbnail dan judulnya pun kemudian semakin vulgar, tak heran jika akhirnya jadi polemik di kalangan warganet dan memicu perdebatan. Bagaimana menurut kalian, apakah konten semacam ini masih layak dikonsumsi warganet secara umum?

Sumber: Suara.com

Baca juga:

Transformasi DJ Butterfly, dari DJ Seksi Menjadi Emak-Emak Berdaster

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami

Penulis

Kiki Pea