Berkolaborasi dengan Glenn Fredly dan Yovie Widianto, TULUS Hadirkan Lagu Terbaru Berjudul 'ADU RAYU'

Berkolaborasi dengan Glenn Fredly dan Yovie Widianto, TULUS Hadirkan Lagu Terbaru Berjudul 'ADU RAYU'

Di kuarter pertama tahun 2019 ini, TULUS kembali menyajikan lagu Tulus terbaru yang berkolaborasi dengan musisi senior Indonesia dari generasi sebelumnya, Glenn Fredly dan Yovie Widianto.

Lagu yang diberi judul 'ADU RAYU' ini lagi-lagi berhasil menciptakan suasana puitis dengan sudut pandang yang apik!

Lagu TULUS terbaru berkolaborasi dengan Glenn Fredly dan Yovie Widianto: ADU RAYU

"Peluang ini sangat istimewa untuk saya karena bisa berkolaborasi dengan musisi senior Indonesia yang memang saya kagumi. Lagu dari mereka ini sudah saya dengarkan sejak masih sekolah. Mas Yovie dan Kak Glenn adalah sosok inspiratif untuk saya karena sangat konsisten dengan musiknya, profesional dan tak pernah berhenti bereksplorasi," ungkap TULUS.

TULUS juga menceritakan proses kreatif yang unik di balik pembuatan lagu ini. Ia mengisi cerita dan lirik di melodi yang sudah terlebih dahulu digubah oleh Yovie. Lirik tersebut merupakan sudut pandang dari dua orang yang sedang beradu rayu memperebutkan satu hati pujaannya. Vokal yang ciamik dari TULUS dan Glenn Fredly menambah keindahan lagu mereka ini.

Proses kreatif ini tak lantas berhenti sampai pembuatan lagu saja, namun berlanjut hingga pembuatan video klip. Sepaket dengan adu peran dan dialog aktor aktris yang dikemas menjadi visual yang paling menggambarkan ADU RAYU. Dalam video klip ini, TULUS mengambil peran sebagai pemimpin kreatif visual dengan konsep seperti film.

Bagi TULUS kolaborasi ini adalah paduan antara karya dan belajar ekstra, sebab di dalamnya kita dapat belajar ragam proses kreatif yang melibatkan banyak kepala.

Ketika ditanya harapan dengan hadirnya lagu ADU RAYU, TULUS menjawab, "Semoga ADU RAYU ini dapat menjadi karya segar yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Kami persembahkan lagu TULUS terbaru ini untuk pecinta musik di Indonesia."

Selain ADU RAYU, TULUS punya 5 lagu lain yang nggak kalah asik untuk dinikmati, apa saja?
#1 Labirin

Kucari tahu tentangmu
Tanggal dan tahun lahirmu
Kupelajari rasi bintang
Menebak pribadimu
Tokoh kartun favoritmu
Dan warna kegemaranmu
Kutelusuri di titik mana
Kita 'kan bertemu
Bius aku dengan tatapanmu, tatapanmu
(Misterimu) menyiksaku
Tapi sungguh candu, sungguh candu
Lika-liku labirinmu
Takkan urungkan niatku
Betapa kuyakin kita berdua
Bisa menyatu
Jebak aku dalam labirinmu, labirinmu
(Tersesat 'ku)
Tersesat 'ku di adiwarnamu, pesonamu
(Labirinmu)
JJebak aku dalam labirinmu
Labirinmu, labirinmu
(Tersesat 'ku)
Tersesatku di adiwarnamu, pesonamu
Kucari tahu tentangmu
Tanggal dan tahun lahirmu
Kupelajari rasi bintang
Menebak pribadimu
Bius aku dengan tatapanmu tatapanmu
(Misterimu) menyiksaku
Tapi sungguh candu
Sungguh candu, sungguh candu
Jebak aku dalam labirinmu
Labirinmu, labirinmu
(Tersesat 'ku)
Tersesat 'ku di adiwarnamu, pesonamu
Lika-liku labirinmu
Takkan urungkan niatku
Betapa kuyakin kita berdua bisa menyatu
#2 Monokrom

Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi
Warna bajumu kala itu
Kali pertama di hidupku
Manusia lain memelukku
Lembaran foto hitam putih
Aku coba ingat lagi
Wangi rumah di sore itu
Kue coklat, balon warna-warni
Pesta hari ulang tahunku
Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku
Lembaran foto hitam putih
Kembali teringat malam ku hitung-hitung bintang
Saat mataku sulit tidur, suaramu buatku lelap
Dimanapun kalian berada
Ku kirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku
Dan banyak kenangan indah
Kau melukis aku
Kita tak pernah tahu
Berapa lama kita diberi waktu
Jika aku pergi lebih dulu, jangan lupakan aku
Ini lagu untukmu, ungkapan terima kasihku
Lembar monokrom hitam putih
Aku coba ingat warna demi warna di hidupku
Tak akan ku mengenal cinta bila bukan karena hati baikmu
#3 Ruang Sendiri

Beri aku kesempatan tuk bisa merindukanmu
Jangan datang terus
Beri juga aku ruang bebas dan sendiri
Jangan ada terus
Aku butuh tau
Seberapa ku butuh kamu
Percayalah rindu itu baik untuk kita
Pergi melihatmu
Menjelang siang kau tau
Aku ada dimana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa ku hargai
Baik buruk perubahanku tak akan kau sadari
Kita berevolusi
Bila kita ingin tau seberapa besar rasa yang kita punya
Kita butuh ruang
Pergi melihatmu
Menjelang siang kau tau
Aku ada dimana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa ku hargai
Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri
Untuk tetap menghargai rasanya sepi
Pergi melihatmu
Menjelang siang kau tau
Aku ada dimana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Pergi melihatmu
Menjelang siang kau tau
Aku ada dimana sore nanti
Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin
Hingga aku lupa rasanya sepi
Tak lagi sepi bisa ku hargai
Tak lagi sepi bisa ku hargai
#4 Sewindu

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang hari mu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku pendam sejak lama
Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu
Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu
Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
#5 Teman Hidup

Dia indah, peretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
oh... uho... ho...

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya
akan begitu
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja

Baca juga:

Lewat Video Musik Terbaru, Fun As Thirty Angkat Isu Sosial Politik

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami