Louis Vuitton Menarik Pakaian Michael Jackson Dari Koleksi Baru Mereka, Ada Apa?

lead image

Film dokumenter 'Leaving Neverland' mengungkap kembali bahwa bintang pop itu melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Pada Kamis, 14 Maret lalu Louis Vuitton mengatakan mereka menarik pakaian bertema Michael Jackson dari koleksi terbarunya. Hal tersebut setelah film dokumenter 'Leaving Neverland' yang mengungkap kembali klaim bahwa bintang pop itu melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Sebelumnya koleksi musim dingin dan musim gugur yang dirancang oleh desainer Amerika Virgil Abloh, dirancang sebagai penghormatan kepada "bakat luar biasa" Jackson. Koleksi tesebut ditampilkan di pekan mode Paris pada Januari lalu di set spektakuler yang terinspirasi oleh video 'Billie Jean' milik Michael Jackson.

Louis Vuitton Menarik Pakaian Michael Jackson

Abloh - salah satu bintang baru fesyen paling cerdas ini menulis sebuah penghormatan kepada Jackson dalam catatannya pada pertunjukan itu, ia juga mengunggah sebuah puisi yang ditulisnya tentang bintang pop tersebut kepada 3,4 juta follower Instagram-nya.

Dia menyebut Michael Jackson itu sebagai "keajaiban yang bisa dihubungkan secara universal. Setiap orang di Bumi dapat mencerminkan diri mereka sendiri dalam dirinya".

Tetapi Louis Vuitton sebagai merek terkaya di dunia mengatakan pada hari Kamis bahwa hal itu tidak akan membuat bagian dari koleksi "yang secara langsung menampilkan elemen Michael Jackson".

"Saya sadar bahwa sehubungan dengan film dokumenter ini, pertunjukan tersebut telah menyebabkan reaksi emosional," kata Abloh kepada Women's Wear Daily (WWD), sebuah jurnal rumah industri mode.

Selain dari sarung tangan yang berkilau dan topi fedora bertepi lebar yang menjadi trademarks Michael Jackson, sebagian besar terlihat lebih halus, dalam kisaran krem ​​dan abu-abu yang berat.

"Saya benar-benar mengutuk segala bentuk pelecehan anak, kekerasan atau pelanggaran terhadap hak asasi manusia," tambahnya.

'Penyelesaian Dan Pengubahan'

Koleksinya, hanya yang kedua dari Abloh untuk Louis Vuitton, yakni berupa T-shirt hitam yang dicetak dengan sepatu Jackson dan kaus kaki putih serta jaket merah tiga ritsleting yang legendaris. Gaya tersebut dikenakan oleh almarhum dalam video megahit-nya, 'Beat It'.

Undangan ke acara itu adalah sarung tangan putih berkilau Michael Jackson, dan beberapa variasi yang juga ditampilkan di catwalk.

Koleksinya juga termasuk serangkaian penampilan yang terinspirasi oleh The Wiz. Versi musikal 1978 'The Wizard Of Oz' di mana Jackson membintanginya.

Bendera negara bagian asal Michael Jackson, Indiana, juga terpampang di salah satu mantel Abloh.

Pakaian itu tidak akan dijual sampai akhir tahun ini.

Label itu mengatakan bahwa 'Leaving Neverland', yang menampilkan dua pria yang mengklaim Jackson melakukan pelecehan seksual selama bertahun-tahun. Akhirnya menyebabkan rumah mode Prancis tersebut "sangat menderita".

"Kami menemukan tuduhan dalam film dokumenter itu sangat mengganggu," tambahnya dalam pernyataan yang dikeluarkan untuk WWD.

'Leaving Neverland' telah memecahkan rekor streaming di Inggris. Dan juga mendorong stasiun radio dari Australia ke Kanada untuk mengeluarkan musik Jackson dari playlist mereka.

Pencipta The Simpsons juga mengesampingkan salah satu episode klasik serial animasi mereka yang menampilkan suara Michael Jackson.

Sumber: Asia One

Baca juga:

Mengenal Hypebeast, Fesyen Streetwear Berharga Selangit

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea