Kate Middleton dan Meghan Markle Digosipkan Bermusuhan karena Komen Netizen

lead image

Diadu domba komen netizen.

Fans Kate Middleton dan Meghan Markle saling bertengkar di kolom komentar Instagram Istana Buckingham, Inggris. Saling ejek idola masing-masing itu dikabarkan bikin Kate dan Meghan baper dan jadi bermusuhan. Duh!

Istana Buckingham minta Instagram kontrol komentar yang menyerang Kate Middleton dan Meghan Markle

meghan markle kate middleton bermusuhan instagram komentar netizen

Pers Inggris meminta pengguna media sosial untuk tidak melontarkan kritik tidak penting kepada Meghan Markle, istri Adipati Sussex, dan kepada Catherine "Kate" Middleton, istri Adipati Cambridge.

Juru bicara Istana Buckingham sampai meminta tolong kepada Instagram untuk memantau dan menghapus komentar-komentar yang menyerang istri-istri Pangeran Harry dan Pangeran William tersebut.

Pekerja di Istana juga menghabiskan waktu berjam-jam tiap minggunya untuk menyeleksi komentar-komentar netizen di akun Instagram Istana Buckingham dan menghapus komentar yang rasis dan seksis.

Komentar itu terutama terkait sejumlah teori konspirasi dan gosip. Beberapa bulan terakhir tersebar gosip bahwa Meghan dan Kate bermusuhan gara-gara netizen di internet suka membanding-bandingkan mereka. Jadi semacam fansnya Kate jelek-jelekin Meghan, terus fansnya Meghan jelek-jelekin Kate, lalu Kate dan Meghannya jadi baper beneran.

Perempuan lebih sering diserang secara online dibanding pria

meghan markle kate middleton bermusuhan instagram komentar netizen

Meghan, aktris Amerika yang menikah dengan Pangeran Harry Mei 2018 lalu, tengah hamil anak pertamanya. Kehamilan itu direspons netizen dan media dengan mengatakan bahwa Meghan terlalu menonjolkan kehamilannya saat muncul di acara-acara umum.

Koran Times dari London dalam tajuk rencananya menyebut, ada banyak sekali komentar mengenai Meghan dan Kate yang terlalu jahat untuk dipublikasikan dan bahkan mengandung ancaman.

"Perempuan lebih banyak menerima kekerasan secara online dibanding pria. Ini fakta menyedihkan yang ternyata terjadi pula pada keluarga kerajaan," tulis koran tersebut.

Koran tersebut juga mengutuk perlakukan yang diterima Rachel Riley, pembawa acara televisi di Inggris yang diolok-olok dengan ujaran SARA terkait rasnya di Twitter. Menanggapi meningkatnya komentar kasar yang ditujukan kepada anggota perempuan keluarga kerajaan, majalah Hello! membuat kampanye "berbuat baik" yang mengajak netizen berpikir dua kali sebelum mengetik komen jahat.

"Kami anggap, mengadu domba dua perempuan agar saling memusuhi satu sama lain itu tidak bisa diterima," ujar Emily Nash.

"Memposting komentar yang mengandung kekerasan, ancaman, rasis, dan seksis juga tidak bisa diterima. Apalagi menyerang orang lain hanya karena Anda tidak sependapat dengannya."

Sumber: News.com.au

Baca juga:

Cerai karena Delon Senang Berjudi, Yeslin Wang Menyesal Pacaran Kurang Lama

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi