Wow! Menteri Susi Pudjiastuti Masuk Daftar 100 Pemikir Terbaik Dunia

lead image

Apakah ini berkat sering makan ikan?

Menteri spesialis menenggelamkan dan mengajak masyarakat makan ikan, Susi Pudjiastuti, baru saja dinobatkan sebagai satu dari 100 pemikir terbaik dunia 2019 versi majalah Foreign Policy. Perempuan yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sejak 2014 ini menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut.

Menteri Susi Pudjiastuti masuk daftar 100 pemikir terbaik dunia 2019

Majalah Foreign Policy menjabarkan mengapa Susi Pudjiastuti masuk dalam daftar tersebut.

“Susi Pudjiastuti berkomitmen memperbaiki dan memperbarui cadangan ikan di laut Indonesia lewat cara-cara yang membuatnya dicintai sekaligus dimusuhi.”

“Ia tak malu menggunakan taktik kejam. Ia dikenal karena sering menghancurkan kapal penangkap ikan yang berlayar secara ilegal di laut Indonesia. Pendekatannya yang keras berhasil menurunkan angka pencurian ikan sekaligus membuat hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok menegang.”

menteri susi pudjiastuti 100 pemikir terbaik dunia 2019 foreign policy

Menteri Susi Pudjiastuti masuk daftar 100 pemikir terbaik dunia 2019 versi Foreign Policy. (Sumber: Foreign Policy)

Daftar 100 pemikir terbaik dunia dibuat tiap tahun oleh majalah dari Amerika Serikat tersebut sejak 10 tahun lalu. Kualifikasi yang disyaratkan bagi nama-nama yang masuk adalah pemikir yang memberi dampak mendalam kepada dunia dalam 12 bulan terakhir.

Foreign Policiy tidak hanya memberi penghargaan pada orang-orang yang sudah dikenal punya rekam jejak gemilang, melainkan juga menyorot orang-orang yang berpengaruh di dunia, dalam arti baik maupun buruk.

Seratus nama dalam daftar tersebut dibagi dalam sepuluh kelompok. Susi Pudjiastuti masuk dalam kategori pemikir terbaik dunia di kategori pertahanan dan keamanan. Di kategori itu, namanya bersanding dengan orang-orang seperti:

  • Qassem Suleimani, Panglima Angkatan Quds Iran
  • Ursula von der Leyen, Menteri Pertahanan Jerman
  • Olga Sánchez Cordero, Menteri Dalam Negeri Meksiko
  • Abiy Ahmed, Perdana Menteri Etiopia
  • Gwynne Shotwell, Presiden dan COO perusahaan teknologi SpaceX
  • Alex Karp, Pendiri dan CEO perusahaan teknologi Palantir
  • Eliot Higgins, wartawan dan pendiri situs web investigasi Bellingcat
  • Vladislav Surkov, tangan kanan Presiden Rusia Vladimir Putin
  • Sheikh Hasina, Perdana Menteri Bangladesh

Juga dalam daftar ini masuk nama-nama terkenal seperti Angela Merkel, Barack Obama, Jack Ma, dan Kim Jong Un. Bahkan, gerakan perempuan #MeToo juga ada di daftar ini.

Foreign Policy didirikan sejarawan Harvard Samuel Huntington 40 tahun lalu. Fokus majalah ini ialah mengulas politik luar negeri Amerika Serikat dan dunia.

Ngomong-ngomong, walau bahagia dengan kabar ini, jangan tanya Bu Susi di Twitter bagaimana perasaannya setelah mendapat kehormatan ini ya. Berhubung Bu Susi orangnya malas basa-basi dan sering tanpa tedeng aling-aling, takutnya nanti dia jawab kayak gini.

Lebih baik kamu bertanya, apakah prestasi kali ini bisa Bu Susi raih berkat suka makan ikan? Karena kemungkinan besar jawabannya iya.

Sumber: Foreign Policy

BACA JUGA: Rahasia Kesuksesan Ada pada Siapa yang Kamu Nikahi, Penelitian Membuktikan

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!