5 Skenario Penyebab Putusnya Hubungan Setelah Pacaran Lama

lead image

10 tahun jalan kok putus, mengapa semudah itu, Ferguso?

Di sekitar saya ada banyak kisah cinta yang kandas setelah dijalin bertahun-tahun. Rekor terlama, pacaran sepuluh tahun dan putus. Saya jadi berpikir, apa iya pacaran lama belum tentu jodoh? Lalu kenapa ada contoh sebaliknya, teman yang pacaran lama akhirnya menikah juga?

Pacaran lama belum tentu jodoh, tapi kenapa gitu?

pacaran lama akhirnya menikah

Sebentar, kita perlu beresin dulu konsep kita soal “jodoh”. Kita punya bayangan bahwa yang namanya jodoh adalah “seseorang” yang disiapkan Tuhan atau alam semesta untuk menjadi pendamping kita seumur hidup.

Kamu nganggepnya gitu juga, kan?

Konsep itu bikin kita menganggap jodoh sebagai takdir Tuhan yang tidak bisa diubah. Bisa jadi cara pandang ini bikin ketika kita sedikit bersitegang sama pasangan, kita buru-buru mencapnya sebagai “kami nggak jodoh kayaknya.”

Dalam teologi Islam, ternyata jodoh bukan seperti itu. Menurut pakar Al-Quran Quraish Shihab, siapa pun yang menjadi pasangan kita saat ini, itulah jodoh kita. Dan ketika kita berpisah dengan pasangan kita, dia bukan lagi jodoh kita.

BACA JUGA: Jodoh dalam Islam: 3 Hal yang Sering Disalahpahami

Kembali ke topik semula, kenapa pacaran lama belum tentu jodoh? Apa kira-kira yang membuat pasangan bisa bubar setelah belasan atau malah puluhan tahun bersama? Saya pikir-pikir, mungkin ada sekitar lima jenis penyebab yang membuat pacaran lama belum tentu jodoh.

Alasan kenapa pacaran lama belum tentu jodoh #1 Terlalu lama bersama bikin lupa caranya menghargai pasangan

Ya kamu tahulah, menjadi sangat akrab bikin sekat-sekat privasi didobrak semua. Kamu merasa nggak perlu basa-basi lagi sama pacarmu. Nggak perlu menjaga sopan santun. Kadang, bahkan merasa nggak perlu menjaga perasaan dia.

Dan mungkin dia juga bersikap begitu.

Kalau waktu awal pacaran salah satu pasti selalu sedia antar jemput ke kampus, sekarang udah tegas bilang malas. Kalau dulu mau ketemuan aja dandannya sejam, sekarang ketemuan pakai kaus kutang pun nggak masalah.

Nyaris nggak ada yang istimewa dan bikin deg-degan lagi dalam hubungan kalian. Kadang, kata-kata kasar mudah dilayangkan pula. Kamu lupa rasanya kehilangan, dia juga tak pernah berpikir bahwa peluang untuk berpisah masih ada.

Lalu, salah satu dari kalian bertemu orang lain. Orang lain yang bikin kalian ingat lagi rasanya dipuji cantik, diistimewakan, diberi kata-kata yang baik. Terus kamu menganggap, kayaknya lebih nyaman untuk bersama orang baru ini.

Ya sudah, bubarlah hubungan yang sudah berjalan sepuluh tahun itu.

Alasan kenapa pacaran lama belum tentu jodoh #2 Salah satu memasuki fase baru dalam hidup

Kalian pacaran lama sejak SMA sampai lulus kuliah. Dulu dia pacar yang asyik. Kalian suka nge-game bareng, bolos sekolah sama-sama, cari tempat makan enak sampai ke kabupaten sebelah.

Terus kamu lulus dan pacarmu belum. Terus dengan posisimu sekarang yang udah kerja dan pacarmu lulus aja belum, kamu merasa dia kok malas-malasan sih. Kegiatannya yang bersenang-senang aja sepanjang hari, yang dulu kamu bisa ikut nikmati, sekarang kamu anggap sebagai kebiasaan nirfaedah.

Dunia kalian juga beda. Dia masih kuliah, kamu udah kerja. Obrolannya lain.

Tahu-tahu muncul perasaan itu: kamu nggak cocok lagi sama dia. Walau kalian udah pacaran delapan tahun.

Alasan kenapa pacaran lama belum tentu jodoh #3 Salah satu berubah

Salah satu jadi lebih religius, lebih liberal, lebih intelek, lebih nyampah, lebih cengegesan, lebih serius: semua perubahan itu bisa bikin hubungan bubar.

Kita nggak tahu kapan dan kenapa orang bisa tiba-tiba berubah. Tapi, tiba-tiba berubah itu sesuatu yang riil dan bisa terjadi pada siapa aja.

Gara-gara dia berubah, kalian yang tadinya bisa bercandain Nurhadi-Aldo jadi nggak bisa lagi karena menurut dia itu bercandaan porno.

Sejak saat itu pacaran dengannya terasa nggak asyik lagi.

Alasan kenapa pacaran lama belum tentu jodoh #4 Ada kesalahan yang tak bisa ditolerir lagi

Kamu pernah selingkuh. Kemudian pacarmu memaafkanmu. Lalu kamu ketahuan selingkuh lagi. Dimaafkan lagi. Lalu terjadi, lagi dan lagi.

Di satu titik, orang sesabar apa pun pasti akan meledak saat menghadapi orang bebal. Jika kebodohan tak ada batasnya, kebaikan justru sangat terbatas.

Saya kira orang yang suka mengulang-ngulang kesalahan yang sama adalah orang yang lupa betapa istimewanya apa yang sudah ia miliki saat ini.

Alasan kenapa pacaran lama belum tentu jodoh #5 Tipe yang nggak bisa putus tiba-tiba

Saya nggak pernah nemu kasus putus setelah pacaran lama karena alasan ini, kira-kira ada nggak ya?

Saya bayanginnya begini. Mereka udah sejak lama sadar kalau nggak cocok satu sama lain. Tapi, mereka, atau salah satu dari mereka, keukeuh aja bahwa “pasti bisa diperbaiki kok, pasti bisa”.

Mantra itu diulang selama bertahun-tahun. Salah satu pasti berkorban perasaan lebih besar.

Perasaan bahwa “ini masih bisa diperbaiki” dipertahankan hingga pada satu waktu, salah satu atau keduanya menjadi sangat muak dengan keadaan, dengan status quo, lalu memutuskan pergi.

Saya bayangkan, tahun-tahun yang mereka lalui itu sebenarnya hanya ditujukan untuk mengikis perasaan masing-masing. Karena mereka nggak siap berpisah saat masih cinta.

Hah, rumit.

Tapi, saya juga punya banyak kenalan yang setelah pacaran lama akhirnya menikah juga

Contoh kayak gini tak terhitung jarilah. Para pasangan setia yang sudah saya kenal sejak masih seragam putih abu-abu dan kini anaknya telah dua.

Saya pikir, ini artinya, putus setelah pacaran lama itu normal-normal saja. Sama normalnya dengan orang yang putus padahal baru pacaran tiga bulan.

Juga normal ada orang yang nikah setelah kenal tiga bulan, sebagaimana ada orang yang kenal 20 tahun dulu baru menikah.

Justru yang jadi misteri adalah, kenapa sih sering kejadian, orang yang baru putus setelah pacaran lama, lalu ketemu pacar baru, nggak lama setelah itu mereka menikah. Ada apa dengan fenomena ini?

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami