Gurunya Lecehkan Murid, Ratusan Siswa SMP di Wonogiri Demo Sekolahnya

Gurunya Lecehkan Murid, Ratusan Siswa SMP di Wonogiri Demo Sekolahnya

Ketika murid melawan guru yang salah.

Jika yang dituduhkan para siswa SMP ini benar, aksi murid lawan guru kali ini justru merupakan tindakan heroik melawan pelecehan seksual di sekolah. Seorang guru SMP di Jawa Tengah dituding oleh siswa-siswanya telah melecehkan seorang siswi. Menurut tudingan itu, si guru lelaki telah memegang payudara seorang murid perempuan. Tindakan itu dilakukan di depan teman-teman korban.

Murid lawan guru: Ratusan siswa SMP demo gurunya yang diduga melakukan pelecehan seksual di sekolah

murid lawan guru smpn 1 slogohimo pelecehan seksual di sekolah siswa smp pegang payudara Murid lawan guru pelaku pelecehan seksual di sekolah dengan cara berdemonstrasi. Ratusan siswa SMP terlibat. (Sumber foto: Solo Pos)

Ratusan siswa SMP Negeri 1 Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah berkumpul di luar kelas untuk memprotes tindakan guru bahasa Inggris mereka, HM. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu lalu, 26 Januari 2019.

Lewat demo tersebut, para siswa menuntut agar HM berhenti mengajar di sekolah mereka.

Menurut keterangan polisi yang kemudian didatangkan ke SMPN 1 Slogohimo, kemarahan siswa terjadi karena pelecehan seksual yang dilakukan HM kepada seorang siswi. HM disebut telah menghukum seorang siswi yang tidak mengerjakan tugas dengan cara memegang dada si siswi di depan teman-temannya.

murid lawan guru smpn 1 slogohimo pelecehan seksual di sekolah siswa smp pegang payudara Murid lawan guru pelaku pelecehan seksual di sekolah dengan cara berdemonstrasi. Ratusan siswa SMP terlibat. (Sumber: Okezone)

Demonstrasi siswa-siswa SMP ini mereka rekam dan disebarkan di media sosial. Tampak di video, para siswa laki-laki dan perempuan campur aduk dalam kerumunan pemrotes. Di antara kumpulan para siswa, tampak dua orang lelaki dewasa yang diduga salah satunya adalah guru yang diprotes.

Gelombang protes ini membuat seisi sekolah panik sampai harus memanggil polisi. Dua orang anggota polisi dari Polsek Slogohimo kemudian datang ke SMP tersebut. Pihak sekolah dan polisi kemudian membubarkan siswa dan meminta mereka pulang.

www.facebook.com/100010699693757/videos/762603730772943/

Saat protes berlangsung, Penjabat Kepala Sekolah SMPN 1 Slogohimo Martono mengatakan akan menyelidiki kasus ini. Ia juga berjanji akan memberi penjelasan atas kasus ini pada hari ini, Senin, 28 Januari 2019.

Sedangkan menurut Humas Polsek Slogohimo Aiptu Parmin, sampai demo terjadi, mereka belum menerima laporan dari orang tua korban mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut.

Jika benar bahwa guru HM melakukan pelecehan seksual kepada muridnya sendiri di depan umum, aksi siswa-siswi SMP N 1 Slogohimo jelas bikin kagum. Keberanian mereka untuk menyatakan kebenaran patut diacungi jempol. Selain itu, solidaritas murid laki-laki juga memberi harapan bahwa bisa jadi, satu generasi ke depan, laki-laki Indonesia akan lebih menghargai perempuan.

Sumber: Radar Solo, Solo Pos

BACA JUGADriver Grab Car Lecehkan Penumpang, Korban Dicium dan Diancam Dibunuh

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi