Mungkinkah Kamu Terkena Penyakit Menular Seksual Di Toilet?

lead image

Cara mencegah penyakit menular, yang mungkin bisa terjadi di toilet.

Menggunakan toilet umum memang harus penuh kehati-hatian. Membayangkan kuman seperti apa yang ada di kursi toilet sudah cukup untuk membuat kamu ingin menahan buang air, dan menunggu sampai berada di tempat yang aman (mis. Toilet di rumah). Tapi bisakah kamu benar-benar melakukan pencegahan penyakit menular seksual (PMS) yang mungkin terjadi di toilet?

Banyak dari kita yang menolak untuk buang air di toilet umum, sementara beberapa dari kita telah menggunakan semprotan desinfektan seukuran saku untuk pencegahan penyakit menular seksual. Beberapa orang lainnya menutupi seluruh dudukan toilet dengan kertas sebelum duduk.

Tetapi haruskah kita begitu cemas menggunakan toilet umum?

Bisakah Kamu Melakukan Pencegahan Penyakit Menular Seksual Di Kursi Toilet?

pencegahan penyakit menular seksual

Jawaban singkatnya adalah tidak. Namun jika kamu takut mendapatkan klamidia dari toilet umum, kamu bisa sedikit lega. Karena tidak ada bukti seseorang yang mendapatkan PMS dari kursi toilet.

"Setahu saya, tidak ada yang pernah mendapatkan PMS di kursi toilet - kecuali mereka berhubungan seks di sana!" kata Abigail Salyers, presiden American Society for Microbiology (ASM).

Hal tersebut karena kuman tidak bertahan lama di permukaan toilet yang dingin. Menurut profesor mikrobiologi dan patologi Pusat Medis Langone NYU Philip Tierno, virus seperti herpes, klamidia, dan gonore hanya dapat hidup di luar tubuh selama sekitar 10 detik.

Cara Mencegah Penyakit Menular di Toilet

Toilet umum, seperti halnya ruang publik lainnya, memang busa membuatmu terkena kuman. Penelitian telah menemukan bahwa kamu bisa mendapat staphylococcus, E.coli, shigella, bakteri dan virus berbahaya lainnya dari toilet. Ini adalah bakteri dan virus yang ditemukan dalam tinja dan muntah, dan dapat disemprotkan ke udara saat menyiram toilet.

Namun demikian, peluang kamu untuk terinfeksi dari bakteri yang ada di toilet sangat rendah - kecuali jika bakteri tersebut bersentuhan dengan luka, masuk ke mulut, hidung, atau mata melalui tangan.

Hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk pencegahan penyakit menular seksual dari bakteri yang ada di toilet adalah selalu mencuci tangan dengan benar. Sebenarnya tidak perlu khawatir dengan kursi toilet, penelitian telah menemukan bahwa gagang pintu, gagang flush, gagang keran, dan lainnya juga sama kotornya dengan tempat duduk.

Jangan lupa untuk selalu cuci tangan dengan air sabun selama sekitar 20 hingga 30 detik. Termasuk membersihkan bagian di bawah kuku, dan gunakan tisu kertas untuk mematikan keran dan membukanya.

Karena kamu lebih mungkin terkena kuman dari permukaan lain (mis. Keyboard, tikar gym, bahkan uang), ingatlah untuk sering mencuci tangan - tidak hanya setelah menggunakan toilet umum.

Disadur dari artikel Cristina Morales di Herstyle Asia

Baca juga:

Berapa Usia yang Tepat untuk Mulai Berhubungan Seks?

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea