Pengalaman Menggunakan Tisu Magic: Merek Apa yang Paling Enak?

Pengalaman Menggunakan Tisu Magic: Merek Apa yang Paling Enak?

Tisu magic bisa masuk kategori "dokter cinta" nggak ya?

Sebuah thread yang mulanya membahas hal-hal yang bikin cewek risih saat blowjob cowok berubah menjadi ajang berbagi pengalaman menggunakan tisu magic. Mari kita simak dalam hitungan mundur yang dimulai dari  3... 2...

APAAA? Anda tidak tahu apa itu tisu magic? Biar tidak buang-buang waktu, saya nggak mau memakai kalimat berbunga-bunga untuk menjelaskannya.

Tisu magic adalah tisu basah yang diusapkan ke penis agar bisa tegang dalam waktu lama. Promosinya sih begitu, apakah bisa tegang lama betulan, jawabannya ada di akhir artikel ini. 

Kembali ke thread, awalnya akun @seductivetalk membahas 10 hal yang tidak mengenakkkan bagi perempuan yang melakukan blowjob. Kita akan singgung sedikit sebelum masuk ke perkara pengalaman menggunakan tisu magic.

Hal yang dibenci cewek saat blowjob

#1 Rambut kelamin terlalu lebat

"Jujur kami memang menerimamu apa adanya, tapi misal mau melakukan, bisa kan setidaknya dirapikan atau cukur habis. Ga enak lho pas melakukan hal tersebut keselek jembutmu, atau nyangkut di behel kami," gitu tulis @seductivetalk.

Pengakuan yang luar biasa jujur. Rambut kelamin yang kelewat subur adalah hal pertama yang dikeluhkan pembuat thread. Wahai para pria yang gondrong bawah, catat bagian keselek jembut itu. Yikes!

#2 Bau badan & bau kelamin

"Sebelum meminta melakukan apa pun itu, kusarankan mandi bersih seluruh area agar terhindar dari rasa ilfil karena bau mengganggu. Misal belum disunat, buka perlahan kulupnya, beri sedikit sabun serta air agar tak ada bau atau kotoran tertinggal."

Ya, jangankan di waktu kamu harus memasukkan kelamin orang ke mulutmu, bau badan saat duduk berdekatan di KRL saja bikin emosi. Poin kedua ini memang tidak bisa dibantah.

#3 Ukuran penis terlalu besar

Kayaknya sih penjelasan @seductivetalk ini tidak bisa tidak untuk diiyakan semua perempuan.

"Kami merasa kagum dengan bentuk tytyd yang besar/panjang. Tapi sejujurnya, untuk blowjob, agak sedikit kurang nyaman karena bikin pegel mulut. Kebayang dong menahan bentuk bibir, lidah, dll. supaya tytydnya tidak kena gigi dan kadang tanpa sadar, kalian narik rambut (untuk) menekan (mulut agar) lebih dalam."

Cowok harus tahu soal ini agar mereka tidak terobsesi dengan penis superbesar lagi. Besar tidak mesti ekuivalen dengan enak. Tidak hanya di mulut, di vagina pun, penis kebesaran cuma bikin nyeri.

Walau masih ada 6 poin lain, berhubung artikel ini berfokus pada pengalaman menggunakan tisu magic, kita cukupkan sampai sini. Kalau kamu penasaran dengan 6 poin lain, baca di sini aja ya.

Pengalaman menggunakan tisu magic

Pengalaman menggunakan tisu magic ada di poin ke-10 dalam thread @seductivetalk. Di sana ia menulis,

"Sebenernya agak ngakak bahas ini, cowok mau enak nikmatin liarnya lidah atau apapun itu tapi pake tisue magic sebenernya apa yg dirasakan cuma pegel doang. Cewek ngerasa kebas pada mulut dan pahit, bener bener nyiksa."

Sepertinya pendapat itu bukan pengalaman TS seorang. Sebab, netizen juga menimpali pendapat yang sama.

Pendapat 1: "Ngawur kl mo blowjob pake tissue abrakadabra... kasian partner nya.... bibiw, lidah jadi kebas...... pait pula.... kan kasian... Alami aja kan bisa lama ejakulasi nya.... ya kan kak..."

Pendapat 2: "Sudah pernah merasakan dan akhirnya badmood gilak ngelayanin user ? tapi tetep kudu profesional."

Pendapat 3: "Haha ini kurang ajar sih.. lagian gak ada enak2nya."

Dari 4 pendapat di atas, tidak satu pun menilai tisu magic secara positif. Jika benar begitu, mengapa penjualannya tetap berjalan? Kalau reviewnya jelek, mestinya kan barangnya nggak laku dan produsennya bangkrut.

Untuk mendapat keterangan tambahan, saya bertanya kepada dua teman saya yang pernah menjadi konsumen tisu magic ("Apa sih yang ada di kepala kalian?"). Dari dua teman ini, satu perempuan dan satu laki-laki, jadi kita bisa mendengar pengalaman yang berimbang dari segi gender.

Teman cowok: Tisu magic bikin capek. Kita udah loyo, "dia" masih tegang.

Teman cewek: Bau tisunya yang menyengat itu bikin aku jijik. Boro-boro mau ngemut, cium baunya aja udah jijik. Selain itu, mau tegang kayak gimana, kalay cowoknya keluar cepat, dia bakal capek. Permainannya jadi nggak imbang. Kesimpulannya, tisu magic nggak berguna jika tidak dilengkapi dengan keahlian laki-laki untuk menahan orgasme.

Walau thread di atas dan komentar teman saya tentang tisu magic negatif semua, jangan buru-buru mengurungkan niat menggunakan tisu magic. Vice Indonesia pernah memuat review pemakaian tisu magic yang disertai merek dan kekurangan kelebihan mereknya--termasuk merek yang paling oke. Satu paragraf di review itu bikin saya merinding.

"Saya perlahan sadar ada sesuatu yang aneh selagi kami mencoba berbagai posisi. Selama kami bercinta lima lagu dari Swans ternyata berlalu begitu saja - band artrock yang durasi lagunya rata-rata 10 menit lebih. Saat itu juga, saya mengerti alasan wanita berambut pirang di kemasan Super Magic tersenyum lebar."

Wow, sounds good! Jadi pengin coba.

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi