Penyakit Langka Bikin Perempuan Ini Nggak Lagi Bisa Dengar Suara Laki-laki!

lead image

Setidaknya tidak perlu dengar politisi ngomong lagi.

Bayangkan suatu hari kamu terbangun dan menyadari kalau kamu nggak bisa mendengar suara cowok sama sekali. Itulah penyakit gangguan pendengaran yang tergolong penyakit aneh yang dialami perempuan di cerita ini.

Perempuan ini tinggal di China. Tiba-tiba saja suatu pagi ia tidak bisa mendengar suara pacarnya. Pasti ada masalah, batinnya. Malam sebelumnya ia memang mengalami telinga berdenging, mual, dan muntah-muntah.

Perempuan ini, yang disebut sebagai Chen oleh Asiawire, buru-buru ke rumah sakit untuk konsultasi ke dokter THT. Kata Dokter Lin Xiaqing yang menangani Mbak Chen, ia dihinggapi penyakit aneh sekali karena akibatnya, ia jadi tak bisa mendengar suara yang dikeluarkan laki-laki.

Penyakit aneh, apa penyebab penyakit gangguan pendengaran ini?

penyakit gangguan pendengaran

Diagnosis sementara, Chen mengalami masalah dalam kemampuan mendengarkan suara berfrekuensi rendah. Penyakitnya disebut sebagai "reverse-slope hearing loss". Ia jadi tak bisa mendengar suara berfrekuensi rendah, yang di antaranya termasuk suara laki-laki.

Penyakit gangguan pendengaran reverse-slope hearing loss langka terjadi. Sebaliknya, penyakit gangguan pendengaran yang bikin penderita nggak bisa mendengar suara berfrekuensi tinggi (contohnya, suara cewek dan anak-anak) justru lebih banyak ditemukan.

Penyakit Chen bisa disebabkan oleh faktor genetik, tapi dokternya curiga kalau penyebabnya adalah kecapekan dan stres. Chen memang lagi stres, kerja lembur terus, dan kurang tidur belakangan ini.

Meskipun nggak bisa mendengar suara cowok bisa dianggap berkah (nggak ada catcalling, nggak ada mainsplaining, yay!), kelainan ini bisa berbahaya. Sebab, termasuk dalam suara berfrekuensi rendah adalah suara derum mobil. Bahaya kan kalau nggak ngeh ada mobil mau lewat.

Pelajaran moral: kita harus jaga diri agar tak terlalu stres

Kehilangan pendengaran, meski langka, adalah salah satu efek stres. Menurut MayoClinic, stres bisa berimbas ke kesehatan tanpa mulanya kita sadari. Mulai dari sakit kepala, insomnia, sampai produktivitas yang turun, semua disebabkan oleh stres.

Stres tak hanya berefek pada fisik, mental dan kesehatan emosi juga dipengaruhinya. Stres bisa menyebabkan gangguan kecemasan, gampang marah, dan depresi. Jika kamu merasa stres, jangan abaikan sampai kamu harus kehilangan pendengaran. Coba lakukan sejumlah tips mengatasi stres berikut.

  • olahraga rutin
  • Coba teknik relaksasi semacam meditasi dan yoga
  • Hidupkan kembali kehidupan sosial
  • Usahakan punya hobi yang bisa meredakan stres, menari atau bikin barang DIY misalnya
  • Makan makanan sehat
  • Tidur yang cukup

Jika kamu masih merasa stres dan tertekan setelah melakukan langkah-langkah itu, mungkin kamu perlu ke dokter atau psikolog untuk mencari akar stres itu. Dari dokter kamu bisa mendapatkan rekomendasi untuk mengatasinya.

Disadur dari artikel Cristina Morales di Her Style Asia.

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami

id.herstyleasia.com/lagu-11-januari-band-gigi

Written by

Redaksi