Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara MencegahnyaTips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

 

Muncul vena ungu kebiruan di kaki atau bagian lain dari tubuh Anda? Kenali penyebab dan tanda-tanda varises selama kehamilan dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya.

Kehamilan dapat menyebabkan munculnya vena ungu kebiruan di kaki yang membengkak. Kondisi ini dapat dinamakan sebagai varises, yang sering kali menyerang daerah kaki, namun juga dapat muncul di sekitar vagina dan bokong wanita hamil.

Varises merupakan akibat dari adanya peningkatan tekanan darah di pembuluh darah. Darah dipompa ke arah jantung melalui pembuluh darah yang memiliki katup satu arah. Lantas, ketika katup rusak atau melemah, atau saat darah tidak mengalir ke arah yang benar, ia dapat menggenang di dalam vena.

Mengapa kondisi medis ini bisa terjadi, dan bagaimana cara mencegah varises? Apakah metode pengobatan yang tepat untuk mengatasi varises? Artikel ini ditulis untuk memberikan informasi lebih lanjut dan pengobatan yang tepat mengenai penyakit ini, serta perubahan gaya hidup yang dapat Anda terapkan untuk mencegah munculnya varises.

Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Apa yang Menyebabkan Varises Selama Kehamilan?

Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Varises pada wanita hamil terjadi karena bayi yang sedang tumbuh dan rahim yang mengembang memberi tekanan pada vena cava inferior (pembuluh darah besar yang menerima darah dari badan dan kedua kaki dan membawanya ke jantung).

Perubahan hormon selama kehamilan juga dapat memengaruhi pembuluh darah. Wanita hamil yang memiliki kadar progesteron tinggi, dinding venanya rileks dan melebar, guna mengakomodasi peningkatan volume darah. Pelebaran yang terjadi sekaligus tertekannya vena cafa inferior kemudian secara bersama-sama memicu kemungkinan munculnya varises. Ketika peregangan vena terlalu banyak, pembuluh darah bisa pecah, mengakibatkan memar dan pendarahan di bawah kulit.

Varises menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman, dan biasanya dialami oleh wanita hamil pada trimester kedua dan ketiga.

Kondisi medis ini bisa terlihat membaik dengan sendirinya pasca melahirkan, karena rahim tidak lagi memberi tekanan pada vena. Pada banyak kasus, varises biasanya hilang tiga bulan atau sampai satu tahun setelah persalinan.

Cara Alami Hindari Varises Selama Kehamilan

Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Berkembangnya janin dan rahim selama kehamilan, memberikan tekanan pada pembuluh darah besar di paha, menyebabkan pembatasan aliran darah. Penggenangan di bawah area yang terkompresi dan pembuluh darah di kaki meregang dan melebar. Ketika pembuluh darah kaki membengkak selama kehamilan, wanita bisa mendapatkan varises.

Untuk mencegah varises, akan ideal untuk menjaga berat badan pada kisaran yang direkomendasikan selama setiap tahap kehamilan. Berat badan yang lebih selaras dengan meningkatnya stres dan tekanan pada kaki. Akan lebih baik untuk menjalankan diet tinggi serat dan rendah garam, sebab natrium dapat menyebabkan retensi air dalam darah dan memberikan tekanan tambahan pada pembuluh daarah, sehingga sirkulasi jadi terbatas. Dengan meminimalkan asupan garam, kemungkinan Anda untuk mendapatkan varises pun jadi lebih rendah.

Hindari berdiri atau duduk di posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama. Ketika duduk, hindari menyilangkan kaki atau pergelangan kaki sebab darah akan sulit mengalir pada posisi ini.

Simak beberapa tips untuk mencegah varises dibawah ini:

Hindari memakai sepatu hak tinggi.

Pilih sepatu yang tidak memiliki hak atau rendah untuk mendapatkan sirkulasi darah yang sehat.

Lakukan olahraga teratur.

Dengan berolahraga secara teratur, Anda dapat meningkatkan sirkulasi darah, mencegah terjadinya penggenangan, dan mengencangkan otot-otot kaki. Sehingga peluang untuk mendapatkan varises jadi lebih kecil. Akan lebih baik untuk melatih otot kaki dengan cara berjalan atau melakukan olahraga kaki yang ringan. Ketika Anda duduk, putar pergelangan kaki kaki Anda di kedua arah dan buat lingkaran kecil. Cobalah meluruskan kaki Anda, dan lakukan peregangan ringan untuk menghindari kebas.

Untuk menjaga kebugaran saat hamil, Anda dapat melakukan olahraga jalan atau lari. Ketahui olahraga lainnya yang aman dilakukan saat hamil disini.

Jangan lupa memakai tabir surya yang aman untuk wanita hamil ketika berolahraga di luar untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Cobalah memakai compression socks untuk membantu meringankan gejala dan meningkatkan sirkulasi.

Compression socks dirancang untuk membantu mencegah penggenangan darah yang dapat menyebabkan  varises. Kaus kaki ini menekan pembuluh darah di kaki bagian bawah Anda. Pakailah di pagi hari ketika bangun karena pembengkakan pada kaki terjadi selama waktu ini, dan lepaskan sebelum tidur di malam hari. Penggunaan compression socks juga dianjurkan ketika Anda duduk (seperti naik pesawat) atau berdiri untuk waktu yang lama.

Usahakan agar posisi kaki tidak menyentuh lantai secara langsung.

Ketika duduk, topang kaki Anda dengan menggunakan pijakan atau tumpuan kaki di rumah. Dengan mengangkat kaki, Anda dapat mencegah darah menggenang. Bantu sirkulasi darah dengan cara berbaring telentang di tempat tidur dengan kaki yang disangga di atas bantal. Akan lebih baik untuk menjaga posisi kaki Anda sekitar 6-12 inci di atas posisi jantung.

Tidur di sisi kiri.

Dengan tidur di sisi kiri, Anda dapat mengurangi tekanan pada vena cava inferior, yang terletak di sisi kanan tubuh. Ini meminimalkan risiko darah menumpuk di kaki.

Jika Anda tidak nyaman tidur di satu sisi, tempatkan bantal di antara kaki dan di belakang punggung. Anda dapat membeli bantal kehamilan yang dapat meringankan sakit punggung dan berfungsi sebagai bantal menyusui ketika si kecil lahir.

Kapan Harus Menemui Dokter?

Tips Kehamilan Terbaik 2022 : Penyebab Varises dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Kebanyakan kasus varises tidak berbahaya, tetapi menjadi mengkhawatirkan jika mengalami rasa sakit berlebih atau ketika pembuluh darah terasa hangat dan keras. Apabila kulit di atas varises berubah menjadi merah, langsung lakukan konsultasi dengan dokter. Dapatkan perawatan medis jika ada ruam pada kaki atau pergelangan kaki, juga ketika melihat kulit di kaki atau paha Anda berubah warna. Peradangan dan demam adalah gejala lain yang juga layak mendapat perhatian medis.

Yang Perlu Diingat

Varises pada wanita hamil biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya pasca melahirkan. Anda harus memberi tahu dokter jika varises tidak sembuh dengan sendirinya dalam beberapa bulan setelah persalinan.

Dengan mengikuti tips dan pengobatan dari rumah di atas, Anda dapat meminimalkan pembengkakan dan mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh varises.

 

Original Publisher: theAsianparent Homepage