Rudy Wowor Jahat di Film, Jadi Menantu Jenderal di Dunia Nyata

lead image

Goed verblijf, Oom Rudy....

Aktor senior Rudy Wowor meninggal hari ini di kediaman putranya, Michael Wowor, di Margonda, Depok, Jawa Barat. Berakting sejak tahun 1970-an, Rudy Wowor lekat di ingatan pemirsa Indonesia berkat peran-perannya sebagai orang Belanda antagonis.

Rudy Wowor yang berwajah kaukasian memang berdarah indo. Ia lahir pada 15 Desember 1943 di Amsterdam, Belanda. Ibunya seorang Belanda dan ayahnya Manado, jejak Manado itu tampak dari marga yang ia sandang: Wowor.

Beberapa film terkenal yang pernah dibintangi Rudy Wowor antara lain, Tjoet Nja’ Dhien (1988), Impian Perawan (1976), Soerabaia ’45 (1990), dan Aladin (1980).

Bersamaan dengan kabar kepergiannya, tandemnya di film Tjoet Nja’ Dhien, Roy Karyadi, membagikan foto kenangan bersama Rudy.

rudy wowor roy karyadi tjoet nja' dhien

Sumber: Roy Voorneman

rudy wowor

Sumber: Roy Voorneman

Rudy Wowor yang memiliki nama lengkap Rudolf Canesius Soemolang Wowor bukan hanya seorang aktor. Ia dikenal sebagai penari sekaligus guru tari. Bukan sekadar penari, tetapi jagoan tari flamenco, tarian Spanyol yang ia pelajari sampai datang ke Madrid. Rudy memiliki sanggar tari flamenco di bilangan Jakarta Selatan.

Rudy dua kali menikah dan memiliki dua orang anak, yakni Michael Wowor dan Dina Wowor. Dua ini tersebut merupakan buah dari pernikahannya yang pertama dengan Reni Soerjanti Hoegeng. Setelah bercerai dari Reni, Rudy menikah lagi dengan Endang Suprihatin.

Soal istri pertama Rudy, ternyata Rudy yang sering menjadi tokoh jahat di layar punya kehidupan yang berkebalikan.

Ayah Reni yang berarti mertua Rudy adalah Kapolri ke-5 yang sangat terkenal karena kejujurannya, Jenderal Imam Santoso Hoegeng. Saking jujurnya Jenderal Hoegeng, begitu polisi itu biasa disapa, Gus Dur pernah berkelakar bahwa hanya ada tiga polisi baik di Indonesia, yakni patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng.

Walau belum ada konfirmasi dari keluarga, ada dugaan kepergiaan Rudy Wowor disebabkan oleh sakit. Sebab, pada Februari 2017, putra Rudy, Michael Wowor, pernah memposting di Facebook foto Rudy yang tergolek di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Rupanya, Rudy jatuh sakit sampai tidak bisa berjalan karena penyakit prostat.

Bisa jadi bila tidak sakit, Rudy tidak akan pernah pensiun dari panggung sinema. Terbukti, ia masih bermain film hingga di usia 74 tahun. Film terakhir Rudy berjudul Sweet 20, diproduksi tahun 2017.

Selamat jalan, Om Rudy….

Foto-foto dan kenangan Rudy Wowor

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi