Menjadi Korban Bullying Karena 'Payudara', Sam Smith Akui Liposuction di Usia 12 Tahun

Menjadi Korban Bullying Karena 'Payudara', Sam Smith Akui Liposuction di Usia 12 Tahun

Liposuction dipergunakan untuk pembentukan tubuh, bukan untuk turunkan berat badan.

Pernahkah bertanya-tanya bagaimana bullying bisa mempengaruhi kehidupan seorang anak? Yah, salah satu korbannya adalah penyanyi Sam Smith saat dia masih kecil.

Dalam sebuah wawancara untuk podcast Jameela Jamil, yang berjudul 'I Weigh', Sam Smith menceritakan bahwa ketika berusia 12 tahun, dia mengalami liposuction atau sedot lemak di dadanya. Dia mengalami berat yang bertambah di dadanya karena kelebihan estrogen. Karena hal tersebut ia dibully karena memiliki "payudara" atau "payudara pria." Semua anak laki-laki di taman bermain akan meraih dadanya yang dia gambarkan sebagai sesuatu yang "mengerikan" dan "sialan."

Penyanyi Sam Smith Jadi Korban Bullying Saat Masih Kecil

"Pada saat itu, saya pikir akan sangat senang dengan hasilnya," kata Sam ketika dia mengingat saat akan dioperasi. "Itu tidak benar-benar mengubah apa pun. Bahkan saya menambah berat badan dalam dua minggu karena saya belum tahu hubungannya dengan makanan, jadi itu tidak benar-benar mengubah apa pun."

Sam Smith tidak hanya berjuang dengan bagaimana ia memandang tubuhnya, tetapi juga memiliki pemahaman yang menyimpang tentang bagaimana menjadi seorang pria. "Saya memiliki payudara ketika berusia 11 tahun," tegasnya.

"Saya memiliki tubuh yang sangat feminin. Dan saya selalu membencinya. Saya hampir seperti, 'Tidak, hal ini tidak boleh dilakukan laki-laki, kamu harus berolahraga, kamu harus kurangi berat badan, karena itulah yang dilakukan pria."

A post shared by I Weigh (@i_weigh) on

Sekarang, Sam mulai melakukan terapi dan lebih vokal tentang kepositifan tubuh seorang pria. Dan sejujurnya, kita membutuhkan lebih banyak pria seperti dia.

Berbicara soal liposuction, saat ini tidak sedikit orang yang berpikir bahwa liposuction atau penyedotan lemak bisa mengecilkan lingkar pinggang. Padahal anggapan itu keliru. Liposuction sebenarnya bukan untuk menurunkan berat badan.

Menurut Dr. Michael Triangto, SpOK, jika dikatakan bahwa liposuction itu membuat orang jadi kurus, itu salah. Liposuction atau tummy tuck (pengencangan perut) dipergunakan untuk body contouring (pembentukan tubuh) bukan untuk turunkan berat badan.

Ia menjelaskan bahwa liposuction sudah dipakai oleh banyak kalangan medis, berarti ada hal baik yang bisa dimanfaatkan. Hal positif tersebut adalah body contouring untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal bukan menurunkan berat badan. Ada segelintir orang yang sudah melakukan penyedotan lemak tapi tidak bisa terlihat langsing. Beberapa kasus dikarenakan otot perutnya yang lemah sehingga otot perlu dipendekkan agar tampak lebih baik.

Sumber: Asia One. Detik

Baca juga:

Mengatasi Wajah Bengkak pasca Operasi Plastik dan Sedot Lemak

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea