Satpam Viral Ini Adalah Marie Kondonya Indonesia

Satpam Viral Ini Adalah Marie Kondonya Indonesia

Satpam yang sparks joy dengan merapikan 450 motor di parkiran tiap hari selama 19 tahun.

Sewaktu Marie Kondo mulai menjadi perbincangan di internet Indonesia saya bertanya-tanya, “Oh, bisa ya?” Sejak belasan tahun lalu tanpa saya sadari saya menjadi maniak bersih-bersih dan rapi-rapi. Tanpa harus baca buku atau nonton serialnya Marie Kondo di Netflix, saya sudah tahu caranya bersenang-senang lewat acara bersih-bersih. Dan saya kira, satpam di sebuah SMA di Tangerang ini juga sependapat dengan saya.

Satpam viral di Tangerang, tanpa diminta, 19 tahun ia merapikan motor di parkiran berdasarkan merek dan warna, OCD abis!

satpam viral slamet gunaedi sman 4 tangeran selatan tangsel parkir motor honda beat twitter

(Merdeka.com)

Tanggal 29 Januari lalu akun Twitter @killerqweennn menceritakan satpam sekolahnya yang eksentrik bernama Slamet. Tiap hari Slamet merapikan motor siswa SMA Negeri 4 Tangerang Selatan di parkiran dan lapangan sekolah dengan ketelitian level orang OCD. Tidak cuma membariskan motor-motor itu dengan sangat rapi dari segi jarak, ia juga menderetkan motor-motor itu berdasarkan merek dan warna motornya.

marie kondo indonesia satpam viral slamet gunaedi sman 4 tangeran selatan tangsel parkir motor honda beat twitter

(Twitter @killerqweennn)

marie kondo indonesia satpam viral slamet gunaedi sman 4 tangeran selatan tangsel parkir motor honda beat twitter

marie kondo indonesia satpam viral slamet gunaedi sman 4 tangeran selatan tangsel parkir motor honda beat twitter

Satpam Ini adalah Marie Kondo dari Indonesia

“Jadi tuh emang satpam sekolah gue sering banget parkirin motor Honda Beat deretan kayak gini karena emang anak-anak sekolah gue banyak yang makai motor Beat. Tapi, nggak cuma motor Beat doang sih, kadang-kadang yang Vespa sama yang moge juga suka dideretin kayak gini. Emang gabut parah woi satpam sekolah gue,” tulisnya di Twitter, dengan kosakata yang sudah saya rapikan (karena saya juga OCD).


Rasanya, tukang parkir sekalipun nggak seberdedikasi Pak Slamet ini.

Akun Twitter tersebut kemudian memposting video suasana parkiran motor yang sudah menyerupai dealer motor saking rapinya itu.

“Penampakan parkiran hari ini,” tulisnya.

Kalau dilihat dari foto yang diposting @killerqweennn, apa yang dilakukan Slamet jelas dilakukan dengan dedikasi tinggi.

Bayangin aja, menyusun buku atau pakaian yang menumpuk di kamar biar sesuai kategori saja, itu sudah makan waktu sekali. Apalagi motor yang menggeser-gesernya butuh tenaga dan perlu perhitungan tepat biar nggak perlu rombak-susun-rombak-susun.

Marie Kondo-nya Indonesia, Fix OCD!

Sehari setelah twit @killerqweennn jadi viral, Merdeka.com datang ke SMA N 4 Tangerang Selatan untuk menjumpai Slamet . Ia berusia 47 tahun dan punya 3 anak. Yang menarik perhatian saya adalah nama lengkapnya, Slamet Gunaedi.

Karakter Slamet sungguh mencerminkan namanya. Guna artinya ‘berguna’, edi artinya ‘indah, sedap dipandang, baik’. Slamet berhasil menjadi orang yang berguna membuat hal-hal di sekitarnya jadi indah dan sedap dipandang.

Kepada Merdeka, Slamet mengatakan alasannya merapikan motor-motor siswa di parkiran yang notabene bukan tugasnya.

“Saya memang orangnya suka keindahan, kerapian. Itu saja. Kalau rapi begini kan enak dilihat, senang saja, jadi nggak ruwet,” katanya kepada Merdeka, 30 Januari 2019. Fix, Pak Slamet ini OCD.

Tiap hari ia merapikan sekitar 450 buah motor. Pekerjaan merapikan itu ia lakukan dua jam sehari, dari pukul 05.30 sampai 07.30 WIB.

Selain agar enak dipandang, Slamet sangat memahami penderitaan orang yang sering bingung nyari motor di parkiran yang ramai banget.

“Saya deretin sesuai merek, warna, dan jenisnya. Tujuannya cuma satu, agar murid gampang mencari motornya saat mau pulang,” dia bilang, masih dikutip dari Merdeka.

Dua siswa yang diwawancarai Merdeka, Salsabila dan Fani, mengatakan, mereka terbantu dengan pekerjaan Slamet. Memang jadi lebih mudah untuk menemukan motor saat akan pulang sekolah. Tambah lagi, kata Fani, dia jadi malu memarkir motor asal-asalan karena Slamet selalu membuatnya rapi.

Slamet bekerja sebagai satpam di SMA N 4 Tangerang Selatan sejak 2000. Sejak 19 tahun lalu, ia sudah 19 tahun merapikan motor di sekolah itu. Padahal itu bukan pekerjaannya. Cuma, karena dia nggak suka melihat sesuatu berantakan, yang mulanya bukan pekerjaan ia anggap pekerjaan.

“Memang sudah tugas saya nyusun begitu. Intinya kan biar lancar, biar enak dilihat. Saya nggak mau dibilang satpam kerjaan cuma ngerokok, ngopi, saya nggak mau. Kerjaan kan banyak, jadi nggak harus nunggu perintah. Sebagai sekuriti kan harus punya inisiatif gitu,” kata Slamet, dikutip dari Detik.

Ia juga bilang, mau motor yang diparkir hanya 1 ataupun 1.000, ia tetap akan melakukan kebiasaannya itu.

Setelah jadi satpam viral, dapat penghargaan dari kepolisian

Slamet yang seketika menjadi orang terkenal di internet hari ini menerima penghargaan dari Kepolisian Resor Tangerang Selatan. Pagi ini, 1 Februari 2019, Wakapolres Tangerang Selatan dan Kapolsek Ciputat datang ke sekolah tersebut untuk memberi penghargaan “Satpam Inovatif” kepada Slamet.

Selamat, Pak Slamet yang adalah Marie Kondo dari Indonesia! Saya OTW posting hasil karya Bapak di Reddit dengan topik /oddly satisfying.

Sumber: Detik, Detik, Merdeka

Baca juga:

Jerry Yan ‘Meteor Garden’ Awet Muda di Usia 42 Tahun, Netizen Iri

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!