Baru Putus? Jangan Khawatir! Ini 7 Hal yang Harus Segera Kamu Lakukan

Baru Putus? Jangan Khawatir! Ini 7 Hal yang Harus Segera Kamu LakukanBaru Putus? Jangan Khawatir! Ini 7 Hal yang Harus Segera Kamu Lakukan

Ingin tahu apa yang harus dilakukan setelah putus cinta?

Perpisahan adalah fenomena biasa, karena itu diperlukan sikap dewasa setelah putus cinta. Sayangnya, sebagian besar dari kita sering mendapatkan saran yang aneh tentang apa yang harus dilakukan setelah putus cinta.

Pergi ke pub, bergaul dengan teman cowok, mengatur pesta tanpa alasan sama sekali. Maksudnya, ya, kamu bisa mengikuti cara katarsis ini untuk mencoba melupakan mantan. Tetapi kalau kamu ingin melanjutkan dengan cara yang sehat, hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak tenggelam dalam kesedihan.

Cara melupakan mantan pacar sebenarnya mudah, namun faktanya adalah meredam kesedihan dan kembali menjalani hidup dengan penuh semangat membutuhkan banyak kedewasaan dan kesabaran. Dan tidak langsung bermain Tinder. Jadi, jika kamu dalam perpisahan yang tidak baik, ikuti langkah-langkah ini untuk melupakan mantan dan memulai hidup baru.

Sikap Dewasa Setelah Putus Cinta

1. Blokir, nonaktifkan, hapus, atau unfollow - cukup jaga jarak

via GIPHY

via GIPHY

Jika kamu baru saja putus cinta, cobalah membuat rencana yang menarik. Premis dasarnya adalah mengalihkan pikiran dari pengalaman emosional yang baru saja kamu alami, dan tidak jatuh dalam perangkap untuk terus-menerus mikirin mantan.

Apakah itu pengalaman Eat-Pray-Love-esque, mengikuti kelas dansa, atau hanya mengejar kegiatan yang kamu sukai, tetapi tidak bisa menindaklanjutinya karena waktu kencan Anda. Lakukan saja, kembalilah ke dalamnya dan beri diri Anda waktu 'saya'.

Sikap Dewasa Setelah Putus Cinta

3. Aktif dan terus melangkah

via GIPHY

Jika kamu terus-menerus berbaring di tempat tidur, dan hanya menunda-nunda tentang masa depan atau sekadar tenggelam dalam kesedihan, kamu bisa mengalami depresi. Jadi, biarkan dirimu terkompensasi selama sebulan dan kembali ke rutinitas biasa.

Bergeraklah, meski sekadar berjalan-jalan, atau pergi ke gym. Olahraga akan melepaskan endorfin dan serotonin, yang keduanya merupakan hormon bahagia. Jika kamu memilikinya, bergabung saja dengan kelas bersepeda atau Zumba khusus dengan para perempuan lainnya. Teruslah bergerak.

4. Bersiaplah untuk mendapatkan teman baru

via GIPHY

Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa setelah usia tertentu bakal sulit mendapatkan teman baru. Jangan kahawatir, karena mencari teman baru tidak sulit jika kamu siap atau baru saja putus dari suatu hubungan.

Alih-alih, gunakan ini sebagai kesempatan untuk mendapatkan teman baru yang dapat mendorong dan membantumu. Selain menawarkan beberapa saran, teman-teman dapat membantumu bangkit, membawamu keluar, dan membiarkanmu menjadi diri sendiri.

Sikap Dewasa Setelah Putus Cinta

5. Berduka, tapi tidak selamanya

via GIPHY

Ya, patah hati itu sulit. Kamu nggak bisa melupakannya hanya dalam sehari atau hanya dengan satu pesta. Perlu sedikit waktu, kesabaran, dan air mata. Tapi tidak selamanya.

Kamu mungkin sudah menyadari bahwa inilah saatnya untuk kembali ke keadaan normal dan mulai terbiasa dengan rutinitas. Tapi kamu menolak. Namun, ketahuilah bahwa terlalu banyak bersenang-senang bisa lebih berbahaya. Mencoba bersedih untuk melupakan mantan dengan memakai celana olahraga dan menghindari pertemuan sosial, mungkin justru mendorongmu untuk lebih terpuruk.

Sebaliknya, untuk keluar dari kebiasaan, paksakan diri untuk melakukan kegiatan yang mendorongmu menjauh dari zona nyaman.

6. Berhati-hatilah dengan hookup

via GIPHY

Oke, mungkin saat ini kamu ingin keluar dan terhubung. Tapi rebound seks bukan solusi yang benar-benar tepat untuk melupakan seseorang. Terlepas dari status hubungannya, kamu mungkin menginginkan keintiman fisik.

Tetapi hookups sangat kasual. Dan pria yang baru saja menyenangkanmu mungkin tampak seperti belahan jiwamu sekarang. Tetapi kamu mungkin akhirnya menyadari bahwa dia hanya tertarik untuk 'merampasmu'. Hindarilah!

Sikap Dewasa Setelah Putus Cinta

7. Cintai diri sendiri sebelum kamu mencintai orang lain

via GIPHY

Cinta diri adalah jenis cinta yang paling penting. Sebelum jadi pasangan seseorang, kamu perlu mengetahui harga dirimu. Tanyakan pada diri sendiri: Mengapa kamu membiarkan seseorang masuk? Apakah mereka menghormati dan mencintaimu seperti kamu menghormati dan mencintai diri sendiri?

Jika kamu hanya melakukannya karena berpikir jam biologismu terus berdetak atau kamu tidak ingin melajang ketika berusia 30 tahun. Ini bukan alasan yang tepat untuk memulai hubungan.

Idealnya, bahkan dalam hubungan yang stabil, kamu juga membutuhkan waktu sendiri. Dan jika kamu masih bisa menjadi diri sendiri dan menikmati dengan pasangan barumu, maka itulah hubungan yang berhasil. Jika kamu sedang mempelajari apa yang harus dilakukan setelah putus, masuk ke suatu hubungan dengan cepat bukanlah jawabannya.

Disadur dari artikel Deepshikha Punj di Herstyle Asia

Baca juga:

Jangan Sia-siakan Waktumu, Ini 5 Cara Cepat Move On dari Mantan Pacar

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

img
Penulis

Kiki Pea