Kisah Hidup Sinon Loresca, Gay Paling Populer di Asia Tenggara

Kisah Hidup Sinon Loresca, Gay Paling Populer di Asia Tenggara

Sinon Loresca adalah gay paling populer di Asia Tenggara saat ini. Sebelum terkenal, ia diusir keluarga karena mengaku gay dan sempat menjadi pemulung.

Indonesia punya Mimi Peri, Filipina punya Sinon Loresca. Anda mungkin tidak tahu namanya tapi pernah melihat video lelaki kekar ini berlenggak-lenggok seperti model catwalk di media sosial. Sinon Loresca, pria gay paling terkenal di Asia Tenggara, adalah bekas pemulung yang diusir oleh keluarga.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

On my way to LONDON, UK πŸ‡¬πŸ‡§

A post shared by πŸ‡¬πŸ‡§πŸ‡΅πŸ‡­The King Of The Catwalk (@sinonloresca) on

Sinon Loresca kini adalah superstar di Filipina. Ia mendapat popularitasnya dari media sosial. Tahun 2016, ia membuat video untuk mendukung Miss Filipina Maxine Medina berlaga di Miss Universe. Di atas high hells 12 cm dan hanya menggunakan celana dalam, lelaki kekar dengan brewok tebal ini sangat fasih menirukan cara jalan model catwalk.

For the PHILIPPINES πŸ‡΅πŸ‡­πŸ‡΅πŸ‡­πŸ‡΅πŸ‡­#MissUniverse walk πŸ‘ πŸ‘‘

Posted by Sinon Loresca on Saturday, 28 January 2017

Video lucu itu menjadi sangat viral. Instagramnya dibanjiri pengikut, undangan untuk tampil di televisi berdatangan. Tapi, untuk sampai pada kesuksesan itu, Sinon Loresca harus melalui jalan hidup yang getir.

Semua dimulai ketika Sinon yang sudah kemayu sejak kecil mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya gay. Kedua orang tuanya marah. Ayahnya mengusirnya dari rumah, ibunya membuang ijazah SMA-nya.

Sinon lalu hijrah dari kampungnya di Pulau Masbate ke Manila yang berjarak 600 kilometer. Ia lalu terdampar di kehidupan jalanan dan bertahan hidup dari memulung sampah di ibu kota Filipina tersebut.

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Who’s a better teacher in life, SUCCESS or FAILURE ? For me FAILURE. the sweetest victory is one that’s most difficult πŸ–€

A post shared by πŸ‡¬πŸ‡§πŸ‡΅πŸ‡­The King Of The Catwalk (@sinonloresca) on

Sinon mengingat masa-masa itu sebagai periode terberat dalam hidupnya. Setelah terkenal, Sinon dikenal publik sebagai dermawan yang kerap membagikan makanan kepada orang miskin dan anak jalanan di Filipina.

“Ketika aku remaja, mama dan papaku memperlakukanku seakan-akan aku ini sudah mati. Mamaku bilang kalau aku ini aib keluarga. Setelah aku lulus SMA, aku pergi dari rumah. Mereka nggak mau menerimaku, terutama papaku yang punya nama sama denganku.”

“Aku pergi ke Manila dan tinggal di gunung sampah bareng gelandangan selama setahun. Aku biasa pergi ke tumpukan sampah untuk memulung apa saja yang bisa dijual, kaleng soda atau apa saja. Saat itu nggak ada yang membantuku, jadi sekarang aku mau membantu mereka (gelandangan).”

Sinon tak cuma membuat sensasi, tapi juga berhati emas. Beberapa tahun lalu ia mendonorkan ginjalnya untuk saudara perempuannya, Catherine Loresca.

Tiga tahun di Manila, tahun 2010 Sinon pindah ke London, Inggris dan merintis hidup di sana. Ia kemudian menikah dengan seorang pria Inggris bernama Richard. Setelah menjadi selebritas media sosial di 2016, Sinon Loresca mulai bolak-balik ke Filipina dan negara-negara Asia Tenggara untuk tampil di acara televisi.

Di Filipina, kisah hidupnya direkonstruksi dalam salah satu seri acara televisi berjudul “Magpakailanman”.

Sinon Loresca setahun berlatih memakai high heels

“Aku ingin kelihatan maskulin sekaligus seksi,” kata Sinon kepada GQ. Ia belajar memakai high heels karena kesukaannya pada fashion show Victoria Secret dan kontestasi Miss Universe. Model Victoria Secret favoritnya adalah Alessandra Ambrosio.

Ia juga gila fitness. Tiada hari tanpa latihan fisik. 

Butuh setahun bagi Sinon untuk menjadi ahli high heels. Kini ia dikenal netizen sebagai pemakai high heels di segala suasana: saat nge-gym, main basket, belanja di pasar, jalan-jalan di pantai.

Gara-gara keahliannya menggunakan high heels dan berjalan ala model catwalk, ia mulai memposting video-video high heelsnya di Instagram. Ia punya 460 ribu follower di Instagram sekarang.

Hidupnya memang telah berubah sama sekali. Delapan tahun lalu Sinon Loresca dilempari botol bir di jalan oleh laki-laki yang tak suka dengan gaya kemayunya. Sekarang, saat dia berjalan-jalan di jalanan Manila, orang-orang merekamnya. Adik perempuannya dengan bangga bisa bilang di media sosial, “Saudaraku yang superstar!”

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

When I moved to manila from Masbate I had a chance to work at this company. I was grateful because it’s the start of my new life in Manila. I work extremely hard although I was being bullied for being gay, fat and the way I look. But one thing I’ve learnt – Bullying, challenges and the pain mould me to be a strong person. Our uniqueness, our individuality, and our life experience molds us into fascinating beings. I hope we can embrace that. I pray we may all challenge ourselves to delve into the deepest resources of our hearts to cultivate an atmosphere of understanding, acceptance, tolerance, and compassion. We are all in this life together. And always remember that the only source of knowledge and being strong person is experience. Watch the full story of myself in MAGPAKAILANMAN this Saturday 8PM.. #GMA7 #March4

A post shared by πŸ‡¬πŸ‡§πŸ‡΅πŸ‡­The King Of The Catwalk (@sinonloresca) on

Menurutnya, setelah kembali ke Filipina di 2016, kondisi gay di Filipina sudah jauh membaik.

“Aku masih lihat orang yang nggak suka dengan laki-laki gay, tetapi mereka tidak mengatakannya,” kata Sinon kepada GQ. “Ada kebebasan. Aku nggak mengalami diskriminasi sekarang.”

“Di media sosial kadang orang-orang mem-bully-ku. Tetapi di dunia nyata mereka nggak peduli.”

“Tujuh tahun lalu (2010), aku sedang berjalan dan melewati beberapa cowok lagi minum-minum. Mereka lalu melempar botol-botol mereka ke arahku sampai pecah berkeping-keping. Mereka berempat dan aku sendiri, jadi aku takut sekali. Namun, aku tidak pernah mengalami yang seperti itu lagi di sini.”

Sinon Loresca tidak peduli kepada orang yang membencinya.

Apa itu (pakai hig heels) bikin orang senang atau nggak, aku bodo amat. Itu hobiku. Aku senang ketika melakukannya. Aku tahu, nggak cuma perempuan yang bisa jalan ala model. Semua orang bisa, meskipun mereka maskulin, selama mereka menyukainya.”

Sinon Loresca mendaku diri sebagai “King of the Catwalk”. Memelesetkan sebuah lagu, jika ada di Indonesia, mungkin gelar yang pantas untuknya adalah “Raja Sejagad”.

Sumber: GQ, Rachfeed

BACA JUGA: Parodi Jadi Emak-Emak Sampai Rebutan Cowok, 7 Video Sinon Loresca Paling Kocak

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Redaksi