Karena Memakai Crop Top, Seorang Cewek Ditegur dan Diminta Turun dari Pesawat

lead image

Mau berpakaian santai saat naik pesawat, tapi malah begini.

'Tutup tubuhmu atau keluar?' Itu dua pilihan untuk Emily O'Connor saat dia naik pesawat Thomas Cook untuk penerbangan dari Birmingham, Inggris ke Tenerife, Spanyol. Hal itu membuatnya "gemetar dan kesal". Style santai naik pesawat yang tidak menyenangkan di antara sesama penumpang dan awak kabin itu adalah crop top dan celana panjang berpinggang tinggi.

O'Connor ditegur oleh staf penerbangan bahwa pakaiannya "tidak pantas" dan "menyebabkan pelanggaran". Dia juga mengklaim bahwa manajer penerbangan dan staf mengelilinginya dan bersikeras bahwa dia harus mengenakan jaket.

Style Santai Naik Pesawat, Namun Ditegur Staf Penerbangan

Dalam serangkaian tweet-nya pada hari Rabu, 13 Maret, O'Connor mengungkapkan bahwa dia telah mengenakan pakaian ini melalui kontrol keamanan dan paspor, tetapi setelah naik ke pesawat, dia disuruh menutupinya.

Dia juga menggambarkan pengalaman traumatising ketika awak kabin mengungkapkan situasi tersebut lewat corong speaker.


Terbang dari Bham ke Tenerife, (penerbangan) Thomas Cook mengatakan kepada saya bahwa mereka akan menurunkan saya dari penerbangan jika saya tidak "menutupi", dan karena saya "melakukan pelanggaran" dan melakukan hal yang "tidak pantas". Ada 4 staf penerbangan di sekitar saya untuk mengambil barang bawaan saya untuk turun dari pesawat.

Dia juga menulis: "Mereka mengumumkan bahwa saya ofensif dan tidak pantas di depan seluruh awak penerbangan. Saya secara fisik gemetar, dan mereka dapat melihat itu, namun mereka terus melakukan pelecehan dan mengejek saya. Itu adalah pengalaman terburuk dalam hidup saya."

O'Connor kemudian secara terbuka bertanya kepada penumpang lain apakah mereka terganggu dan meskipun tidak ada tanggapan, manajer langsung mengambil tasnya dan mengeluarkannya dari penerbangan.

Pada saat itulah seorang pria berteriak, "Tutup mulutmu wanita yang menyedihkan. Pakai jaket."

"Staf tidak mengatakan apa-apa kepadanya," tambahnya.

Untungnya, sepupunya yang duduk di depan menawari O'Connor jaket, tetapi staf tersebut tidak juga pergi sampai dia secara fisik mengenakannya".

Seorang juru bicara maskapai mengatakan kepada BBC News bahwa mereka "menyesal" telah membuat Miss O'Connor kesal hanya karena mengenakan style santai naik pesawat.

Dia mengatakan: "Jelas kami bisa menangani situasi ini dengan lebih baik.

"Sama dengan sebagian besar maskapai penerbangan, kami memiliki kebijakan pakaian yang sesuai. Ini berlaku untuk pria dan wanita dari segala usia tanpa diskriminasi.

"Kru kami memiliki tugas yang sulit untuk mengimplementasikan kebijakan itu, dan memang tidak selalu melakukannya dengan benar."

Maskapai ini juga menggarisbawahi bahwa kebijakan yang menyatakan bahwa mereka yang mengenakan "pakaian yang tidak pantas (termasuk barang-barang dengan slogan atau gambar yang menyinggung) tidak akan diizinkan untuk bepergian, kecuali jika ada pengganti pakaian yang memungkinkan".

Sumber: Asia One

Baca juga:

Pakaian Turis Australia Ini 'Meresahkan' Masyarakat Bali, Kok Bisa?

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea