Para Cewek Jomblo Dapat 'Cuti Kencan' di Tahun Baru Imlek 2019

lead image

Yuk yang jomblo cari pacar di liburan Tahun Baru Imlek 2019 ini.

Beruntunglah para wanita single, karena akan dapat jatah liburan khusus untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2019 mendatang. Momen ini tentunya juga bisa dijadikan ajang bagi wanita jomblo cari pacar.

Namun sayangnya jatah liburan ini bukan terjadi di Indonesia, melainkan di China. Dikabarkan dua perusahaan di Zhejiang, China mendesak karyawan perempuan mereka yang masih single untuk pergi berkencan dengan menawarkan cuti delapan hari ekstra di atas tujuh hari libur Tahun Baru Imlek 2019.

Pengumuman itu dibuat oleh Hangzhou Songcheng Performance dan Hangzhou Songcheng Tourism Management pada 21 Januari, mengikuti Dinglan Experimental Middle School yang mulai menawarkan "cuti cinta" kepada pendidik lajang dan tanpa anak pada 15 Januari lalu.

Tahun Baru Imlek 2019 Jadi Spesial Bagi Wanita Jomblo Cari Pacar

Seperti yang dilansir dari The South China Morning Post pada 21 Januari lalu, karyawan perempuan yang belum menikah di atas usia tiga puluh tahun akan diberikan "cuti kencan" selama delapan hari. Perusahaan juga akan mengoperasikan objek wisata the Song Dynasty Town dan menginginkan agar karyawan wanita mereka memiliki kontak dengan orang-orang di luar.

"Rasio pria dan wanita di perusahaan kami hampir sama," kata Huang Lei, manajer SDM di Hangzhou Songcheng Performance. "Karyawan wanita di sini sebagian besar bekerja di departemen fungsional internal. Hal ini menyebabkan beberapa staf wanita punya lebih sedikit kontak dengan dunia luar."

Huang menambahkan bahwa cuti berpacaran itu diharapkan bisa memberi lebih banyak kesempatan untuk karyawan wanita agar berinteraksi dengan laki-laki.

Cuti kencan ternyata ide yang bagus, karena diterima dengan hangat oleh karyawan di sana. Menurut Huang hal ini akan menjadikan mereka lebih produktif di tempat kerja, karena mereka akan lebih bahagia dalam kehidupan pribadi mereka.

Tetapi untuk sementara ini, cuti kencan ditawarkan hanya untuk kepentingan karyawan perempuannya yang belum menikah, tampaknya cuti ini juga secara tidak sengaja menjelaskan bagaimana sistem perkawinan yang keras di Tiongkok, ketika menyangkut “perempuan sisa” mereka.

Perempuan sisa atau "sheng nu" adalah julukan yang merujuk pada perempuan China yang tetap tidak menikah di usia akhir dua puluhan.

Meskipun lebih banyak wanita China yang berpendidikan dan mandiri. Tampaknya kepercayaan kuno menguatkan bahwa mereka perlu menikah dan memiliki anak agar kebahagiaan mereka terus berlanjut.

Masalah ini menjadi sorotan oleh jurnalis foto China Guo Yingguang. Ia mendokumentasikan kunjungannya ke bazar pernikahan Shanghai pada Maret 2018 lalu.

Orang tua dari mereka yang belum menikah pergi ke Taman Rakyat. Banyak dari mereka yang putus asa mencari pasangan untuk anaknya.

Nah, gimana kalian yang jomblo, apa perlu juga diadakan liburan untuk hari khusus mencari pacar?

Sumber: Inquirer

Baca juga:

Demi Foto Ekstrem, Seleb Medsos Gigi Wu Meninggal Setelah Jatuh ke Jurang

Suka dengan artikel ini? Like Facebook dan Instagram HerStyleAsia Indonesia agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaik kami!

Penulis

Kiki Pea