Veneer Gigi, Tren Merapikan Gigi di Kalangan Artis

Veneer Gigi, Tren Merapikan Gigi di Kalangan Artis

Heran kenapa gigi Deddy Corbuzier bisa rapi banget? Veneer gigi jawabannya.

Selamat tinggal kawat gigi yang mahal, lama, dan menyakitkan! Kini telah ada perawatan gigi yang juga membuat gigi rapi dan indah, tanpa harus sariawan dan makan waktu bertahun-tahun. Namanya veneer gigi (baca: vinir).

Jika ada kesamaan antara kawat gigi dan veneer gigi, hanya ada satu, yakni sama-sama mahal. Lebih tepatnya lagi, biaya veneer gigi jauh lebih mahal daripada pasang behel.

Veneer gigi menjadi populer karena ia telah lebih dulu ngetren di kalangan artis. Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, mengapa Aurel Hermansyah bisa mendadak tirus dan bergigi rapi? Kenapa senyum Millen Cyrus dan Deddy Corbuzier bisa sekinclong itu? Ke mana gingsul Momo Geisha? Ya, itu semua karena veneer gigi.

Veneer Gigi, Tren Merapikan Gigi di Kalangan Artis

Apa sih veneer gigi?

Jika kawat gigi mengoreksi susunan gigi dengan menggunakan medium kawat, veneer punya tujuan sama, tapi dengan cara berbeda. Tekniknya, gigi yang hendak dirapikan dikikir permukaan depannya, lalu ditutupi dengan “permukaan gigi” buatan. Mirip dengan cara kerja kuku palsu.

Selain bisa mengubah tampilan bentuk gigi, veneer juga dipakai untuk menutupi gigi yang kuning (alternative bleaching gigi dan whitening gigi) serta menutupi rongga antargigi.

Jenis veneer gigi

Dokter gigi yang berhak memasang veneer adalah spesialis ortodonti. Biasanya, veneer hanya dipasang di 8 gigi depan atas dan 8 gigi depan bawah.

Ada dua jenis veneer, yakni veneer direct dan veneer indirect. Keduanya berbeda dari segi bahan veneer (permukaan gigi buatan tadi)

Veneer direct Veneer direct berbahan komposit dan pembuatannya dikerjakan oleh dokter gigi. Veneer gigi harga 1 sampai 2 juta per gigi ini hanya membutuhkan satu kali kunjungan untuk memasangnya.

Veneer indirect dibuat dari bahan yang lebih beragam, tetapi yang paling sering digunakan adalah bahan emax porcelaine. Veneer gigi harga 5 sampai 9 juta per gigi ini dibuat di laboraturium dan butuh 3-4 kali kunjungan untuk memasangnya.

Teknis pemasangan

Pemasangan veneer direct dilakukan sebagai berikut.

Gigi pasien di-scalling agar bersih, juga diperbaiki apabila ada tambalan yang rusak. Setelah itu, gigi depan yang hendak dipasangi veneer diasah/kikir permukaannya untuk memberi ruang agar ketike veneer dipasang, gigi tidak menjadi tonggos.

Setelah diasah, gigi diberi edsa dan fotoasam untuk membersihkan bekas-bekas karang an membuka pori-pori gigi agar lem menempel kuat. Kemudian, dokter akan mengoleskan lem bonding dan memberi sinar UV sejenak.

Langkah selanjutnya adalah pemasangan veneer yang sudah dibuat. Selepas veneer terpasang, veneer dipolish dan diampas hingga 3 kali agar bentuknya pas dan bagus. Keseluruhan prosesnya memakan waktu sekitar 4 jam.

Sedangkan untuk veneer indirect, pada kunjungan pertama gigi dibersihkan dan dokter membuat cetakan gigi.

Setelah veneer selesai dibuat di laboraturium, yang biasanya selama 2 hingga 3 minggu, pasien berkunjung lagi untuk mengasah gigi. Di kunjungan ketiga, barulah veneer dipasang.

Oleh karena veneer dibuat custom (baik bentuk maupun warna) sesuai keinginan pasien, maka permintaan seperti membuat gigi kelinci untuk dua gigi seri di depan bisa dilakukan.

Gigi yang bisa dipasangi veneer

Yakni gigi yang tidak tumpang tindih, tidak terlalu rapat, tidak terlalu renggang, dan gigi atas dan gigi bawah tidak bertemu.

Veneer juga dilarang digunakan untuk orang yang punya kebiasaan menggeretakkan gigi.

Setelah memasang veneer

Veneer, seperti gigi asli, juga bisa bolong dan rusak. veneer juga punya umur, sekitra 3 sampai 5 tahun untuk veneer direct, dan 10 sampai 15 tahun untuk veneer indirect.

Setelah memakai veneer, pengguna harus rajin menyikat gigi, kontrol rutin 6 bulan sekali, dan mengurangi makanan dan minuman dengan warna yang pekat.