Wanita di AS Mengaku Kena Virus Herpes dari Lipstik Tester

Wanita di AS Mengaku Kena Virus Herpes dari Lipstik Tester

Seorang perempuan menyatakan dirinya tertular herpes dari lipstik tester yang ia coba di outlet Sephora di Los Angeles.

Acungkan tangan jika kamu pernah mencoba lipstik di outlet kecantikan. Pernahkah kamu berpikir kamu bisa tertular herpes dari lipstik tester?

Sebab, belum lama ini seorang perempuan dari California mendakwa bahwa dirinya tertular oral herpes dari lipstik yang ia coba di Sephora. Perempuan tersebut kini sedang menuntut Sephora di pengadilan.

Dalam tuntutannya, perempuan tersebut mengaku tertular penyakit pada Oktober 2015. Ia menekankan bahwa ia tidak pernah terkena virus ini sebelum ia datang ke Sephora.

Menurutnya, kesalahan Sephora adalah karena lalai mengingatkan konsumen bahwa ada risiko herpes ketika mencoba lipstik tester.

Juga dalam pernyataannya, gara-gara peristiwa itu si perempuan harus menderita seumur hidup secara emosional. Itulah alasannya menuntut Sephora.

Tapi, apa mungkin kita tertular herpes dari lipstik tester?

Para ahli sepakat, seseorang dapat tertular penyakit ini dari lipstik. Tapi, sebelum kamu jadi panik, baca ini: peristiwa seperti itu sangat jarang terjadi.

Kepada Live Science, dr. Amesh Adalja, spesialis penyakit menular dan senior associate di John Hopkins Center for Health Security di Baltimore menjelaskan mengapa penularan itu mungkin terjadi.

Menurut Adalja, ada kemungkinan perempuan tersebut sudah tertular herpes sebelum menggunakan lipstik tester di Sephora.

Sementara pakar lain, dr. Suman Radhaskrishna dari Pengendalian Penyakit Menular di Dignity Health, Los Angeles, mengatakan kepada KNBC akan kemungkinan lain.

Bisa jadi, menurutnya, perempuan tersebut tertular herpes dari seseorang yang memakai lipstik itu tepat sebelum ia memakainya.

Bisa tidaknya tertular herpes dari lipstik tergantung lingkungan

Menurut Adalja, berapa lama virus bisa bertahan di lisptik bergantung pada kondisi lingkungan, seperti tingkat kelembapan dan kadar air, tapi perkiraannya sekitar beberapa jam.

Selain itu, seseorang tidak perlu terlalu panik saat tertular oral herpes. Sebab, menurut data WHO, 67% orang di dunia yang berusia di bawah 50 tahun pernah terkena herpes.

3 cara mencoba lipstik tanpa memulasnya di bibir

Kasus tersebut membuat pembahasan soal kebersihan produk tester mengemuka. Kami pikir, cara paling aman memang tidak memakai lipstik tester langsung di bibir. Lalu bagaimana cara mengetes lipstik yang ingin kita beli? Berikut sejumlah tips dari kami.

  1. Oleskan di ujung jari

Sebab, ujung jari memiliki warna yang sama dengan bibir. Tips ini diberikan oleh makeup artist Rae Morris kepada Bazaar.

  1. Belanja saat weekdays

Jika kita tipe konvensional yang berprinsip nyoba-lipstik-ya-harus-di-bibir, cobalah tips ini. Yap, sebab kunjungan tertinggi ada di weekend. Jadi lebih baik kita datang saat toko sepi.

Jika kamu belanja di high-end store, kamu bisa bikin janji dulu biar mereka dapat menyiapkan sampel yang bersih untukmu.

  1. Hindari produk dalam wadah atau toples

Sebab, sebagian besar orang sudah memasukkan jari mereka ke dalam wadah/pot itu. Jadi, baiknya kamu jauh-jauh dari tester eyeshadows, lipglos, cheek tint (pewarna pipi), dan terutama lotion dalam jar.

Kamu punya tips lain?

Disadur dari artikel Deepshikha Punj di sg.HerStyleAsia.com.